ka kedungsepur komuter semarang purwodadi

KA Kedungsepur : Komuter Semarang Purwodadi (Armada Langka)

KA Kedungsepur adalah layanan kereta komuter penghubung Kota Semarang dan Purwodadi, ibukota Kabupaten Grobogan. Menggunakan armada langka dan mirip kereta eksekutif. Komuter ini belum dikelola oleh PT. KCI.

Prologue

Seolah nggak mau kalah sama Daop 6 Yogyakarta yang telah lebih dulu punya layanan KA Prameks dan sekarang KRL Joglo, Daop 4 Semarang juga punya layanan sejenis. Bahkan yang ini malah lebih menyerupai kereta eksekutif. Armadanya pun beda banget dari yang lain. Walaupun demikian komuter ini juga terbilang unik dari sisi operatornya.

Layanan Komuter di Semarang

Sebelumnya Daop 4 Semarang pernah memiliki layanan komuter berwujud Kaligung. Melayani rute Semarang – Tegal PP. Kereta komuter juga pernah sampai Solo Balapan dengan nama Banyubiru dan Pandanwangi.

Namun seiring berjalannya waktu dan ketiadaan unit, Kaligung berubah wujud jadi kereta aglomerasi yang menerapkan sistem layaknya KAJJ. Gunakan sistem boarding. Padahal ini sempat digadang sebagai Prameks versi utara. Punya keunggulan menyaksikan pemandangan pinggir Pantai Plabuan.

Layanan Banyubiru dan Pandanwangi ke Solo pun ikut dihentikan lantaran okupansi yang minim. Meski di Gapeka 2023 Banyubiru hadir lagi dalam format KAJJ. Praktis Daop 4 Semarang tinggal menyisakan satu kereta komuter saja.

KA Kedungsepur : Sisa Satu Segmen

Segmen komuter tersisa kini tinggal satu yakni Semarang Purwodadi yang dilayani KA Kedungsepur. Kereta ini memulai perjalanan dari Stasiun Semarang Poncol dan berakhir di Stasiun Ngrombo Purwodadi, ibukota Kabupaten Grobogan.

KA Kedungsepur : KRD MCW 302 Awalnya Untuk Kereta Bandara

Uniknya lagi satu-satunya komuter ini menggunakan trainset yang telah langka. Di saat saudaranya telah banyak dimodifikasi jadi Kereta Istimewa dan sebagiannya untuk inspeksi. Bahkan nggak sedikit juga yang dirucat. KRD MCW 302 ini masih gagah melayani segmen Kota Semarang dan Purwodadi.

Inilah satu-satunya unit KRD MCW 302 yang beroperasi komersial. Sebelum dinas KA Kedungsepur, kereta ini sempat akan dipakai untuk kereta bandara Kualanamu. Namun kedatangan unit KRD Woojin dari Korea Selatan membuyarkan rencana tersebut. Maka jadilah dipakai untuk komuter Semarang Purwodadi.

Bahkan ketika awal beroperasi logo ARS (Airport Rail System) masih terpampang dengan jelas. Wah enak banget ya segmen komuter tersebut mendapatkan kereta yang terbilang cukup mewah.  

KA Kedungsepur : Berasa Kereta Eksekutif

Sejatinya KRD MCW 302 didesign untuk layanan kereta ekonomi komuter. Sebagaimana para pendahulunya yakni Kereta MCW 301 dan KRL Ekonomi Rheostatik (MCW 500). Berhubung tadinya mau dipake kereta bandara, jadilah kereta ini dirombak total sehingga jadi mirip kereta eksekutif versi KRD.

Bahkan dalam sejarahnya paling banter KRD MCW 302 itu kereta bisnis (K2). Seperti yang pernah dipakai oleh Bumi Geulis maupun KA Patas Bandung Raya. Sedikit info ya, kedua kereta menggunakan unit yang sama. Jadi ketika ”Bumi Geulis” selesai diperbaiki langsung dioper ke Daop 2 Bandung.

Nah dengan satu unit dimodifikasi jadi mirip kereta eksekutif (K1) sebetulnya KRD MCW 302 ini cukup variatif. Sayangnya karena kebanyakan telah berstatus konservasi dan dimodifikasi jadi kereta dinas.

Jadwal dan Harga Tiket

Jadwal perjalanan selengkapnya di konten ini >> Jadwal KA Kedungsepur 2023: Perjalanan Pagi dan Sore

Untuk tarif yang dipatok untuk sekali jalan ialah Rp 10.000,00. Berlaku jauh maupun dekat. Kamu bisa memesan secara online atau beli langsung di loket. Untuk online sekalian pilih seat sendiri selama masih tersedia. Sebetulnya tarif ini udah cukup murah ya. Apalagi untuk sejauh Semarang dan Purwodadi.

Bahkan kereta ini melintas di wilayah Kedungsepur yakni ex Karesidenan Semarang. Khususnya di 3 wilayah yakni Semarang, Demak, dan Grobogan (termasuk Purwodadi sebagai ibukota kabupaten). Seluruhnya di Pantura. Hanya Kendal dan Ungaran yang nggak terlayani.

Sedikit info Kedungsepur adalah singkatan Kendal Demak Ungaran Semarang Purwodadi. Selain kereta komuter juga masih ada layanan BRT Transjateng Kedungsepur.

Belum Dioperasikan PT. KCI

Nah keunikan lainnya ialah KA Kedungsepur ini belum dioperasikan oleh PT. KCI (Kereta Commuter Indonesia). Di saat kebanyakan komuter dan lokalan telah ”diakuisisi” oleh anak usaha PT. KAI tersebut. Hingga konten ini direlease, PT. KAI Daop 4 Semarang masih jadi operator kereta langka ini.

Kesimpulan

KA Kedungsepur adalah layanan komuter menghubungkan Kota Semarang dan Purwodadi. Menggunakan armada langka yakni MCW 302 yang telah dimodifikasi. Dimana sebelumnya akan beroperasi sebagai kereta bandara Kualanamu. Hanya saja batal setelah kedatangan KRD Woojin dari Korea Selatan.

Jadi satu-satunya KRD MCW 302 yang masih beroperasi secara komersial. Lebih dari itu juga bisa dibilang kereta eksekutif (K1). Tarif yang dipatok Rp 10.000,00 berlaku jauh maupun dekat. Hingga kini masih dioperasikan PT. KAI Daop 4 Semarang.

Galeri Foto