Kereta Api Madiun Solo Etape Akhir Matarmaja

Kereta Api Madiun Solo : Etape Akhir Matarmaja

Trip Matarmaja telah mencapai etape akhir yakni Kereta Api Madiun Solo. Waktu tempuh perjalanan kali ini kurang dari 2 jam. Apakah selesai sampai di sini? Ataukah ada kejutan lain? Yuk kita simak!

Pendahuluan

Tanpa terasa perjalanan dari Stasiun Malang menuju Stasiun Solo Jebres dengan Kereta Api Matarmaja telah mencapai etape terakhir. Dimana perjalanan kali ini hanyalah sebuah rute pendek.

Bahkan dulu pernah ada layanan kereta lokal di sini. Meski nggak berlangsung lama. Lokalan tersebut kerap membackup KA Prameks sewaktu rutenya masih Solo-Jogja. Sayangnya gegara okupansi dianggap minim akhirnya dihentikan.

Nah kali ini perjalanan telah mencapai Stasiun Madiun. Berarti jarak dengan tujuan akhir Kereta Api Matarmaja kini kurang dari 2 jam perjalanan saja. Walaupun etape akhir dengan Kereta Api Matarmaja namun tujuan sebenarnya bukanlah Solo. Jadi kemanakah sejatinya perjalanan kali ini?

Perjalanan Kereta Api Madiun Solo Disambut Hujan

Etape akhir ini kita beri nama Kereta Api Madiun Solo. Dimulai dari Stasiun Madiun. Ketika sampai di kota pecel tersebut disambut cuaca hujan. Bahkan hujan ekstrem ketika baru masuk di Sarandan.

Nah sesampainya di Stasiun Madiun, gerbong ekonomi 9 Kereta Api Matarmaja mulai terisi oleh penumpang. Walaupun masih jarang juga sih. Padahal sedari awal Stasiun Malang gerbong ini nyaris kosong melompong. Jadi berasa kereta pribadi gitu.

Kereta Api Solo Madiun : Menyeberangi Kali Madiun

Jam 14.15 WIB Kereta Api Matarmaja diberangkatkan dari Stasiun Madiun. Setelah berhenti selama kurang lebih 12 menit. Lama juga ya? Disini banyak penumpang naik dan turun. Termasuk salah satu stasiun utama juga.

Selepas stasiun, Kereta Api Matarmaja menyeberangi Kali Madiun. Sebuah sungai besar membelah Kota Pecel. Merupakan salah satu anak sungai Bengawan Solo. Karenanya sering juga dinamakan Bengawan Madiun.

Kereta Api Madiun Solo di Magetan

Perjalanan telah mencapai Stasiun Magetan. Di sini Kereta Api Matarmaja berhenti selama 2 menit (14.28 – 14.30). Namun di sini tanpa mengambil foto karena sedang makan siang. Kebetulan pesan makanan Pecel Madiun via aplikasi dan dikirimkan ketika berada di Stasiun Madiun.

Kereta Api Madiun Solo Hanya Berhenti Stasiun Ngawi

Selanjutnya perjalanan akan memasuki wilayah Provinsi Jawa Tengah. Dimana posisi Kereta Api Madiun Solo saat ini berada di Kabupaten Ngawi. Namun di sini hanya ada satu pemberhentian yakni Stasiun Ngawi (dulu Paron).

Kereta Api Madiun Solo Memasuki Wilayah Aglomerasi

Jam 15.19 WIB Kereta Api Matarmaja telah memasuki wilayah Aglomerasi Solo Raya. Dimana stasiun pertama yang dilintas ialah Sragen. Sayang banget ya hanya sedikit layanan kereta api di sini dan belum juga terjangkau KRL Joglo.

Tanpa terasa kini telah masuk Kabupaten Karanganyar. Kereta Api Matarmaja melintas langsung Stasiun Kemiri. Nah di sini sebetulnya punya percabangan ke Pabrik Gula Tasikmadu, destinasi wisata unggulan.

Tujuan akhir kini hanya berjarak sepetak saja. Perjalanan kita telah masuk Stasiun Palur. Titik awal sekaligus terminus KRL Joglo saat ini. Stasiun utama di Kabupaten Karanganyar tersebut kini masih fokus layani KRL Joglo.

Menyeberangi Bengawan Solo dan Tiba di Tujuan Akhir

Kereta Api Madiun Solo, Matarmaja, hanya berjarak sepetak dengan tujuan akhir. Sebelum tiba lebih dulu menyeberagi Jembatan Bengawan Solo. Nggak lama kemudian perjalanan pun tiba di Stasiun Solo Jebres.

Sejatinya ini adalah tujuan akhir perjalanan kali ini dengan Kereta Api Matarmaja. Setelah selama kurang lebih 7 jam sejak dari Stasiun Malang. Menempati kereta paling belakang dengan kondisi nyaris tanpa penumpang. Berasa kereta pribadi gitu.

Sebenarnya ke Jogja Lho

Nah inilah kejutannya. Stasiun Solo Jebres sejatinya bukanlah destinasi akhir. Namun sebenarnya ialah Jogja. Jadi dari stasiun karena udah nggak ada KRL Joglo waktu itu jadilah terpaksa menggunakan transportasi online ke Solo Balapan.

Tadinya sih coba realistis akan naik KRL Joglo di jam 18.00 WIB. Namun ternyata begitu tiba di Stasiun Balapan ada KRL standby. Begitu ditanya kemanakan tujuannya dijawab oleh petugas ini ke Yogyakarta.

Beruntunglah bisa tiba di Yogyakarta lebih awal. Terbayarlah sudah penantian panjang selama 2 tahun. Maklum terakhir ke Yogyakarta itu bulan Februari 2020. Tepat banget sebulan sebelum Pandemi Covid-19.  

Kesimpulan

Perjalanan kali ini merupakan etape terakhir Matarmaja. Dengan waktu tempuh kurang lebih selama kurang dari 2 jam. Ketika tiba disambut cuaca hujan.

Dari Stasiun Madiun menuju Stasiun Solo Jebres, Kereta Api Matarmaja hanya berhenti di Stasiun Magetan dan Stasiun Ngawi. Selebihnya melintas langsung, termasuk di dua jembatan yakni Kali Madiun dan Bengawan Solo.

Sayangnya tujuan akhir sebenarnya dari perjalanan ini ialah Yogyakarta. Karena udah nggak ada KRL Joglo jadilah menggunakan transportasi online menuju Solo Balapan. Beruntung lagi bisa langsung naik kereta sehingga tiba lebih cepat di Yogyakarta.

Galeri Foto