Update Terkini
Stasiun Lawang : Di Antara Dua Gunung (Cipeundeuy Kedua)
Stasiun Lawang terletak di antara dua gunung yakni Arjuna dan Bromo. Merupakan stasiun tertinggi di…
Jadwal Kereta Gambir Cirebon : Termasuk Kereta Unggulan
Berikut adalah jadwal Kereta Gambir Cirebon di Gapeka 2025. Baik Stasiun Gambir maupun Cirebon Kejaksaan…
Jadwal Kereta Jakarta Cirebon : Segmen Jakarta Pasar Senen
Berikut adalah Jadwal Kereta Jakarta Cirebon untuk segmen Stasiun Jakarta Pasar Senen. Ternyata stasiun yang…
Jadwal Kereta Cirebon Kejaksaan : Segmen Bandung dan Cirebon
Berikut adalah Jadwal Kereta Cirebon Kejaksaan untuk segmen Bandung dan Cirebon. Seluruh kereta dengan keberangkatan…
Jadwal Kereta Stasiun Brebes Gapeka 2025 : Kaligung dan KAJJ
Berikut adalah jadwal Kereta Stasiun Brebes di Gapeka 2025. Mulai berlaku tanggal 1 Februari 2025….
Stasiun Brebes Kota : Bagian Pantura Barat dan Pintu Masuk Utama
Stasiun Brebes Kota merupakan stasiun utama sekaligus pintu masuk ke kota penghasil telur asin tersebut….
Stasiun Brebes Ada Berapa? Salah Satunya Saksi Kecelakaan Maut
Stasiun Brebes ada berapa? Siapa sangka Kabupaten yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa…
Stasiun Babakan Cirebon : Pernah Punya Dua Percabangan
Stasiun Babakan boleh jadi hanyalah stasiun ketiga yang ada di Kota Cirebon. Namun tetap merupakan…
Stasiun Cirebon Prujakan : Pertama dan Layani Kereta Ekonomi
Stasiun Cirebon Prujakan beroperasi pertama kali 1897. Kemudian mengalami renovasi tahun 1914. Merupakan bagian dari…
Jadwal Kereta Stasiun Kebasen : Akhirnya Layani Penumpang
Berikut adalah Jadwal Kereta Stasiun Kebasen. Setelah sekian lama hanya jadi tempat persilangan. Terhitung mulai…
Stasiun Kereta Surabaya Gubeng : Akhirnya Jadi Sentral (Utama)
Dari halte upgrade jadi stasiun tahun 1897, Stasiun Kereta Surabaya Gubeng nggak pernah terpikirkan menjadi…
Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng : Selangkah ke Kota Lama
Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng awalnya adalah terminus dengan rute terbatas. Namun pasca kemerdekaan jadi…
Stasiun Kereta Api, juga Halte dan Stopplast melayani naik turun penumpang dan barang. Semua memiliki peran vital. Apabila tak ada akan menyulitkan operasional kereta api. Baik angkutan penumpang maupun barang.
Foto Ilustrasi aktivitas naik turun penumpang di Stasiun Bandung

Stasiun Kereta Api Termasuk Vital
Mengapa infrastruktur ini harus ada di dunia perkretaapian? Bukankah rel kereta api udah cukup untuk si ular besi bisa beroperasi?
Ternyata jalur rel kereta aja belum cukup untuk si ular besi bisa beroperasi. Masih diperlukan adanya infrastruktur untuk layanan turun naik penumpang dan barang. Nah infrastruktur yang dimaksud adalah Stasiun Kereta Api. Minimalnya Halte atau sekedar Stopplast (Pos Pemberhentian).
Ketiganya merupakan infrastruktur penting dalam rangka memaksimalkan kereta api.
Bisa dibayangkan gimana jadinya bila infrastruktur ini nggak ada? Padahal kereta api itu berbeda dengan angkutan jalan raya biasa yang bisa naik turun penumpang dimana aja.
Belum lagi kereta api juga punya jalan sendiri yang dinamakan jalur rel kereta. Menghubungkan satu titik dengan lainnya. Seperti juga jalan raya, jalur rel membutuhkan infrastruktur untuk naik turun penumpang.

Beda Stasiun Kereta Api dengan Halte dan Stopplast
Sama-sama tempat pemberhentian dan terjadi proses naik turun penumpang sebagaimana stasiun kereta api pada umumnya. Namun ada perbedaan cukup mencolok dengan Halte dan Stopplast. Dimanakah bedanya?
Klasifikasi Stasiun Kereta Api
Stasiun sendiri punya klasifikasi lho. Kelas 1, 2, dan 3. Berikut letak perbedaannya
Stasiun Kereta Api Kelas 1
Sering disebut Stasiun Besar yang melayani perjalanan jarak jauh. Kelas 1 memiliki fasilitas lengkap. Selain layanan penumpang, tersedia angkutan barang, Dipo Lokomotif, Kereta, hingga infrastruktur seperti Gudang dan Turntable. Intinya semua ada di sini
Stasiun Kelas 2
Secara fasilitas memang tak selengkap kelas 1. Tapi stasiun kelas 2 udah bisa dibilang stasiun besar. Untuk kelas 2 biasanya hanya jumlah lintasannya lebih sedikit dan nggak ada fasilitas dipo. Paling banter sub dipo atau salah satu dari yang ada di kelas 1.
Stasiun Kelas 3
Untuk kelas 3 hanya menyediakan fasilitas untuk naik turun penumpang tanpa ada bangunan lain seperti Dipo. Meski demikian di dalam stasiun masih tersedia fasilitas toilet dan musholla. Stasiun kelas 3 juga punya PPKA
Halte dan Stopplast
Halte juga berfungsi sebagai tempat untuk naik turun penumpang. Hanya saja secara fisik bangunannya lebih kecil dari stasiun kereta api kelas 3. Di sini hanya menyediakan fasilitas ticket counter (loket) dan ruang tunggu. Nggak ada PPKA, toilet, dan musholla. Petugas yang ada biasanya hanya ticketing, security, dan cleaning service.
Operasional Halte juga menginduk pada stasiun terdekat. Seperti kasus Halte Gadobangkong dibawah Stasiun Cimahi.
Stopplast atau pos pemberhentian dari segi infrastruktur jelas berada di bawah halte. Paling banter di sini hanya menyediakan petugas ticketing saja. Namun untuk operasional juga menginduk ke stasiun terdekat.
Di Indonesia saat ini udah nggak ada lagi stopplast. Paling banter juga halte. Itupun tinggal sedikit yang masih beroperasi seperti Gadobangkong dan Leuwigoong. Bahkan saat ini Halte Gadobangkong sedang dalam proses upgrade menjadi stasiun kelas 3.