Kutoarjo ke Yogyakarta Prameks Feeder Kutojaya Selatan

Kutoarjo ke Yogyakarta Prameks (dari Bandung)

Ketika KA Prameks dari Kutoarjo ke Yogyakarta jadi Feeder KA Kutojaya Selatan (Kiaracondong-Kutoarjo PP). Ternyata tarifnya masih jauh lebih murah daripada kereta ekonomi langsung. Bisa dijadiin alternatif, bahkan pilihan murah dan hemat berwisata ke Borobudur.

Traveling naik kereta ekonomi seperti udah jadi gaya hidup. Terutama setelah kereta rakyat itu dibenahi secara besar-besaran mulai tahun 2012. Setahun berselang mulai dipasangi fasilitas AC meski secara bertahap. Sehingga naik ekonomi pun kini sama nyamannya dengan kelas yang lebih tinggi. Gerbong steril, penumpang duduk semua, dan dilengkapi pendingin udara.

Makanya setiap kali masuk musim-musim liburan apalagi lebaran, tiket kereta api ekonomi kerap diburu dan paling cepat ludes. Padahal dulu ketika masih jaman jahiliyyah, justru eksekutif yang paling cepat habis. Karena calon penumpang berburu kenyamanan sekalipun harus merogoh kocek dalam-dalam. Nah kalo sekarang udah nggak perlu lagi. Urusan AC doang mah ekonomi aja cukup.

Pendingin udara yakni AC memang telah menjadi standard pelayanan minimum (SPM) bagi penumpang kereta ekonomi. Karenanya dinamika pun bergeser dari eksekutif ke ekonomi. Justru ketika tiket kereta api ekonomi habis semua, barulah kelas yang diatasnya seperti ekonomi plus, premium, bisnis, hingga eksekutif diburu. Pastinya budget yang harus dikeluarkan akan meningkat.

Murah dan Hemat dari Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta

Seiring dengan meningkatnya minat naik kereta ekonomi, fenomena backpacker dan budget traveler pun bermunculan. Diikuti dengan maraknya penginapan berbiaya murah. Sehingga nggak perlu merogoh kocek dalam hanya untuk urusan penginapan doang. Untuk dari Bandung sendiri memang ada kereta ekonomi ke Jogja yang murah dibawah Rp 100.000,00.

Dari Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta (Kutojaya Selatan lanjut Prameks)

Sayangnya karena minat yang tinggi seringkali tiketnya habis. Bahkan diluar musim liburan. Sehingga untuk menaikinya mesti dibooking jauh-jauh hari dan direncanakan dengan sematang mungkin. Karenanya ada alternatif lain yang juga murah dan hemat. Meski nggak langsung ke Jogja dan harus transit dulu di Kutoarjo Kabupaten Purworejo.

Pilihan murah dan hemat dari Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta jatuh pada KA Kutojaya Selatan. Tarifnya cuma Rp 62.000,00 sekali jalan. Ini memang kereta ekonomi termurah di Daop 2 Bandung. Bahkan KA Serayu pun masih lebih tinggi walaupun selisih harganya nggak terlalu jauh. Enaknya lagi dengan tiket segitu kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta naik KA Prameks

Malah dulu sebelum KRL Joglo beroperasi bisa sekalian ke Solo. Tiketnya pun masih terhitung murah dibandingkan kereta ekonomi yang langsung tadi. Tapi sekarang mah KA Prameks-nya mentok di Jogja ya, kalo mau lanjut ya mesti ganti moda dulu ke KRL Joglo.

KA Prameks dari Kutoarjo ke Yogyakarta sebagai Feeder

KA Prameks Kutoarjo ke Yogyakarta Menunggu Keberangkatan

Dulu pernah ada kereta feeder dari Stasiun Kutoarjo ke Stasiun Purworejo. Biasanya jadwalnya nggak beda jauh dengan KA Kutojaya Selatan dan KA Sawunggalih. Namun sayangnya biaya operasional yang tinggi nggak sebanding dengan pendapatan dari tiket. Sekalipun okupasinya terlihat bagus namun secara pendapatan malah sebaliknya. Hasilnya jelas merugi.

Hal itu terjadi di jaman jahiliyyah. Dimana stasiun nggak steril. Penumpang ngambing alias naik kereta tanpa tiket seperti udah jadi hal biasa. Begitu masuk era baru yang menekankan pendapatan dan profit untuk PT. KAI, apapun yang dinilai membebani perusahaan akhirnya dihapus, termasuk kereta feeder ini. Sekalipun meski mengorbankan Stasiun Purworejo yang hingga kini statusnya masih non-aktif.

Oke itu sekilas tentang kereta feeder dari Stasiun Kutoarjo di masa lalu. Nah untuk sekarang kereta feedernya jatuh ke KA Prameks. Pasca beroperasinya KRL Joglo yang membuat rutenya dipotong, peranan KA Prameks sebagai feeder Kutoarjo ke Yogyakarta harus lebih dimaksimalkan lagi. Terlebih saat ini boleh jadi andalan penumpang KA Kutojaya Selatan yang hendak melanjutkan perjalanan ke Jogja.



Optimalisasi tersebut bisa menjadikan KA Prameks sebagai Feeder Kutojaya Selatan. Melayani penumpang dari Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta. Dalam arti mengakomodasi mereka yang ingin lanjut dan berwisata di sana. Terlebih KA Kutojaya Selatan kini menjadi satu-satunya kereta terminus di Kutoarjo yang tarifnya masih bersubsidi, sehingga cuma Rp 62.000,00.

Sedangkan kereta api dari Jakarta semuanya udah berlaku tarif komersial. Kalopun ada yang subsidi itu KA Bengawan tujuan akhir Stasiun Purwosari, Solo. Tentunya layanan Prameks nggak akan terlalu diminati oleh penumpang Bengawan. Mending langsung aja ke Jogja. Toh kelewatan dan berhenti juga. Makanya KA Prameks masih jadi andalan feeder nya KA Kutojaya Selatan.

Untuk tiketnya sendiri dari Kutoarjo ke Yogyakarta dipatok Rp 8.000,00. Ditambah KA Kutojaya Selatan jadi Rp 70.000,00. Bila ditambahkan biaya layanan Rp 77.500,00. Masih lebih murah bukan dibanding kereta yang langsung? Tapi lagi-lagi pilihan ada di kamu. Mau yang langsung, atau pake skema Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta naik KA Kutojaya Selatan lanjut KA Prameks.

Alternatif Wisata Murah dan Hemat ke Borobudur

KA Prameks bukan hanya jadi feeder penumpang KA Kutojaya Selatan dari Bandung via Kutoarjo ke Yogyakarta. Lokalan tersebut bisa jadi alternatif murah dan hemat ke Borobudur. Kembali lagi tiketnya Rp 8.000,00. Untuk menuju Borobudur, abis turun di Stasiun Kutoarjo lanjut naik Bus TransJateng rute Kutoarjo-Borobudur.

Leave a Reply

%d bloggers like this: