Lokal Bandung Raya Bisnis Memangnya Ada Gitu

Lokal Bandung Raya Bisnis Memangnya Ada Gitu?

Gegara bawa KMP206502BD dikesankan bahwa KA Lokal Bandung Raya Bisnis itu ada. Dengan tarif regular bisa merasakan sensasi naik kereta bisnis. Namun sayangnya belakangan ex-Mutiara Selatan itu udah nggak terlihat lagi.

Sebelum penerapan Gapeka 2019 yang ternyata hanya seumuran jagung, ada sisi unik di KA Lokal Bandung Raya dan KA Elok Cibatuan (sekarang Garut Cibatuan). Normalnya kedua kereta layanannya hanya satu kelas yakni ekonomi. Tarifnya rata-rata Rp 5.000,00. Namun ada satu keunikan tersendiri.

Sejak mulai dipasang AC pada tahun 2014, KA Lokal Bandung Raya mulai membawa satu kereta pembangkit. Biasanya antara trainset Kereta Penumpang dan Pembangkit (KP) atau Kereta Makan dan Pembangkit (KMP/MP). Namun nggak jarang membawa gerbong pembangkit murni seperti BP.

Untuk KP , KMP dan MP, biasanya yang digandengin ke KA Lokal Bandung Raya itu disesuaikan dengan layanan kelasnya yakni ekonomi (K3). Sehingga otomatis bawa KP3, KMP3 maupun MP3. Namun dalam beberapa momen ada aja membawa kereta makan dan pembangkit kelas bisnis.

Lokal Bandung Raya Bisnis Berawal dari KMP206502BD

Nah inilah gerbong KMP yang benar-benar fenomenal di KA Lokal Bandung Raya. Boleh dibilang satu-satunya yang kelas bisnis. Meskipun biasanya ada satu unit lagi yakni MP2 buatan tahun 1970-an.

Namun sebelum 2019, KMP206502BD inilah yang seringkali terselip di KA Lokal Bandung Raya maupun Elok Cibatuan. Sebuah kereta makan dan pembangkit kelas bisnis. Nah biasanya KP dan KMP ini diisi oleh penumpang. Tak terkecuali KMP206502BD.

Jangankan di jam sibuk saat kereta penuh. Lagi kosongan aja seringkali diisi penumpang. Ya mungkin aja mereka berpikir kapan lagi bisa merasakan “layanan kereta bisnis” dengan harga murah meriah. Tetap dihitung Rp 5.000,00 sebagaimana kelas ekonomi.

Membuat Kesan Beneran ada Layanan Kereta Bisnis (K2)

Keberadaan K206502BD ini membuat kesan bahwa di KA Lokal Bandung Raya dan Elok Cibatuan memang ada layanan kereta bisnis. Namun hanya di jam tertentu. Itupun kalo lagi beruntung dapat ya dapat. Tiketnya sama Rp 5.000,00.

Gerbong ini biasanya ditaruh di paling depan atau belakang tergantung arah kereta. Tentu saja ini sangat memanjakan penumpang lokalan. Dalam benak mereka kalo lagi hoki bisa dapat Lokal Bandung Raya Bisnis nih.

Dari Padalarang Hingga Rancaekek.

Kami sudah beberapa kali beruntung mendapatkan gerbong ini. Menggunakan layanan Lokal Bandung Raya Bisnis. Pertama kali di rute Cimahi-Bandung tahun 2017. Waktu itu kebagian jurusan Cibatu dan kebetulan membawa KMP206502BD. Sungguh sebuah momen yang nggak disangka-sangka.

Di kesempatan lain juga pernah menaikinya dari Cicalengka ke Bandung. Namun sayangnya kali ini nggak kebagian tempat duduk. Biasa libur Nataru membuat KA Lokal Bandung Raya diserbu penumpang. Gerbong bisnis inipun tak luput dari serbuan penumpang.

Pernah juga dari Padalarang ke Bandung. Dan terakhir menjelang Lebaran 2019 menaiki Lokal Bandung Raya Bisnis itu dari Rancaekek ke Padalarang dan lanjut Padalarang ke Bandung.

Apakah Masih Ada? Wallohu A’lam

Sayangnya di tahun 2020 Pandemi Covid-19 menyerang. Pasca pembatasan ketat gerbong ini belum pernah terlihat lagi. Apakah masih ada atau udah konservasi. Secara banyak kereta tua yang statusnya konservasi.

KMP206502BD ini sebelumnya sering dibawa dinas KA Mutiara Selatan. Waktu itu melayani rute Bandung-Surabaya Gubeng PP dengan layanan Full Kereta Bisnis (K2). Nah setelah mendapatkan unit lainnya, KMP206502BD lantas dijadikan pembangkit di lokalan. Namun meski statusnya pembangkit kerap dinaiki penumpang karena ada tempat duduk.

Sehingga terjadilah Lokal Bandung Raya Bisnis. Meski demikian jelas nggak ada yang namanya layanan kereta bisnis di lokalan manapun. Bahkan keberadaan gerbong itu sendiri sekarang entah dimana.

Galeri Foto