Naik KRL Jogja Palur Pertama Di Luar Jabodetabek

Naik KRL Jogja Palur : Pertama Di Luar Jabodetabek

Perjalanan Naik KRL Jogja Palur (KRL Joglo). Pengganti KA Prameks Solo Jogja. Inilah pertama kalinya menggunakan moda transportasi tersebut di luar wilayah Jabodetabek. Seperti apa sensasinya?

Pendahuluan

Namanya KRL pasti identik dengan Jabodetabek. Sekalipun layanannya udah diperluas hingga Rangkasbitung (sebelumnya Maja), mindset kebanyakan orang udah tertanam KRL ya Jabodetabek.

Oke Rangkasbitung mungkin masih dekat ke Jabodetabek. Tapi apa jadinya bila moda transportasi tersebut sampe ada di luar wilayah? Apalagi di Tanah Mataram (Yogyakarta dan Solo Raya)?

Memang hal tersebut udah direncanakan lama. Sebelumnya penghubung kedua kota yang dulu dikenal dengan Vortenslanden itu KA Prameks Solo Jogja. Tingginya peminat memunculkan wacana KRL Joglo di awal tahun 2000-an.

Dan menjelang akhir tahun 2020 KRL Joglo resmi beroperasi di Vortenslanden (Lintas Kereta Api Mataram). Semula rutenya Yogyakarta – Solo Balapan PP. Hanya berselang 2 tahun kemudian diperpanjang ke Palur Karanganyar.

Perjalanan Naik KRL Jogja Palur

Tanggal 19 November 2022, itulah kali pertamanya menggunakan KRL Commuter Line di luar Jabodetabek. Tepatnya KRL Joglo. Setelah tertunda selama 2 tahun lamanya akibat adanya kewajiban testing Covid-19 bagi penumpang antarkota.

Maklum kan nggak mukim di sana, jadi untuk bisa menjajal KRL Joglo saat perjalanan perdana harus ditest Antigen atau PCR dulu. Dari Bandung ke Jogja nya kan naik KAJJ. Penantian panjang itupun akhirnya terbayarkan.

Bahkan kali ini nggak hanya sebatas Solo Balapan. Tapi langsung ke rute terjauhnya hingga saat ini, Stasiun Palur. Berkat KRL Joglo juga stasiun itu sekarang jadi gerbang masuk utama Kabupaten Karanganyar. Memudahkan warga Karanganyar yang ingin ke Jogja dan sebaliknya.

Nah gimana sih sensasinya naik KRL Commuter Line untuk kali pertama di luar Jabodetabek? Seperti apakah perjalanannya? Yuk disimak!

KRL Joglo Gunakan EA 202

Untuk armadanya sendiri KRL Joglo gunakan trainset EA202. Ini adalah rangkaian EMU (Electric Multiple Unit) buatan PT. INKA Madiun kerjasama dengan Bombardier. Namun belakangan telah dimodifikasi engine nya menjadi Woojin (Korea Selatan).

Semua unit KRL Joglo menggunakan EA202. Memang di awal-awal sempat ada satu unit JR 205. Namun kini telah dikembalikan untuk dinas di Jabodetabek. Sedangkan di Lintas Kereta Api Mataram gunakan produksi dalam negeri tersebut (EA 202). InSyaaAlloh nanti akan dibahas khusus ya.

Naik KRL Jogja Palur Berangkat Pagi dari Stasiun Yogyakarta Tugu

Perjalanan Naik KRL Jogja Palur kali ini menggunakan KA 7104A yang dinas di pagi hari. Keberangkatan jam 08.00 WIB. Namun untuk jaga-gaja telah standby lebih dulu di stasiun sejak jam 06.30 WIB pagi. Sekaligus sarapan juga tentunya.

Tanpa terasa KRL Joglo pun tiba dan penumpang dipersilakan untuk naik. Dari Stasiun Yogyakarta Tugu penumpang yang naik masih kebagian kursi semuanya. Di hari itu agak ramai. Maklum di Solo sendiri lagi ada Muktamar Muhammadiyah.

Waktu menunjukkan jam 08.00 WIB, kereta diberangkatkan, mulailah perjalanan Naik KRL Jogja Palur tanggal 19 November 2022. Suatu pengalaman pertama naik KRL di luar Jabodetabek.

Naik KRL Jogja Palur Mulai Penuh di Maguwo

Stasiun pemberhentian pertama tentu saja Lempuyangan. Pastinya di sini penumpang pada naik ya. Berikutnya adalah Stasiun Maguwo. Nah mulai lumayan nih yang naik.

Lanjut Brambanan, stasiun yang menjadi akses utama ke banyak destinasi wisata. Termasuk yang ada di Gunungkidul seperti Bukit Teletubies hingga Gunung Api Nganggeran. Di sini udah banyak yang berdiri.

Kemudian Srowot dan Klaten. Nah di Klaten ada beberapa yang turun tapi sedikit. Tapi yang naik juga banyak. Jadi cukup berimbang ya. Di sini perjalanan sejatinya telah memasuki Aglomerasi Solo Raya di sisi barat.

Stasiun berikutnya: Ceper, Delanggu, dan Gawok. Nama yang disebut terakhir ialah satu-satunya stasiun kereta api di Kabupaten Sukoharjo yang berada di jalur utama, Lintas Kereta Api Mataram.

Naik KRL Jogja Solo Akhirnya Longgar Juga di Solo Balapan

Nggak terasa perjalanan telah sampai di Stasiun Purwosari. Itu artinya kita telah masuk Kota Solo. Banyak yang turun di sini. Jadi walaupun masih agak penuh ya tapi mulai berkurang lah.

Sedikit info, Stasiun Purwosari melayani perjalanan KAJJ ekonomi lintas selatan. Baik arah Bandung maupun Jakarta. Di sini juga tempat favoritnya para Backpacker dan Budget Traveler seperti halnya Stasiun Jakarta Pasar Senen.

Selepas Purwosari, berikutnya tentu saja Stasiun Solo Balapan. Ini adalah stasiun utama dan terbesar di Kota Solo. Tentunya layanannya kereta komersial lintas selatan. Di sini banyak yang turun. Jadi di sini keretanya longgar. Lebih nyaman juga gitu.

Stasiun Solo Jebres

Pemberhentian berikutnya Stasiun Solo Jebres. Stasiun legendaris yang sekarang hidup lagi setelah KRL Joglo diperpanjang ke Palur (tujuan akhir trip kali ini). Disamping layani KAJJ lintas tengah via Semarang. Selepas stasiun legend ini kereta lebih longgar lagi.

Alhamdulillah, Tiba di Stasiun Palur, Welcome to Karanganyar

Tepat jam 09.20 WIB perjalanan naik KRL Jogja Palur telah tiba di tujuan akhir Stasiun Palur. Dan kita juga telah menginjakkan kaki di Kabupaten Karanganyar. Dimana stasiun Palur adalah gerbang masuknya.

Welcome to Karanganyar, eh kalo naik KRL Jogja Palur sih perjalanannya memang hanya nyampe di sini. Tapi aslinya ini adalah bagian dari perjalanan menuju sebuah tempat wisata bersejarah di Kabupaten Karanganyar. Penasaran tempat wisatanya kaya gimana? Nantikan konten berikutnya!

Kesimpulan

Perjalanan Naik KRL Jogja Palur tanggal 19 November 2022 adalah pengalaman pertama naik KRL di luar Jabodetabek. Ditambah lagi unitnya beda dengan yang biasa dijumpai di Jabodetabek. Dimana ini gunakan jenis EA 202 buatan PT INKA Madiun.

Dari Stasiun Yogyakarta Tugu hingga Stasiun Palur berhenti di 11 stasiun yakni: Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, dan Gawok (satu-satunya di Kabupaten Sukoharjo yang ada di Lintas Kereta Api Mataram).

Kemudian Purwosari, Solo Balapan, dan Stasiun Solo Jebres. Nah ketika masuk ketiga stasiun yang berada di Kota Solo tersebut kondisi KRL menjadi longgar. Padahal sebelumnya penuh.

Galeri Foto