stasiun ngrombo purwodadi paling besar dan ramai

Stasiun Ngrombo Purwodadi : Paling Besar dan Teramai

Stasiun Ngrombo Purwodadi berada di ibukota kabupaten Grobogan. Karenanya merupakan yang paling besar dan ramai di sana. Dibangun oleh NISM, sekarang layani perjalanan jarak jauh dan komuter.

Prologue

Bila diamati Kabupaten Grobogan ini punya banyak stasiun kereta api. Paling tua tentu saja Tanggung sebagai bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia. Bersama Stasiun Brumbung Demak, Stasiun Alastua, dan Samarang NIS.

Sebagaimana sebelumnya Stasiun Brumbung Demak yang jadi tertua sekaligus utama di sana. Tapi stasiun tertua bukan berarti besar apalagi punya nilai strategis yang membuatnya ramai. Justru ada yang lain dan posisinya di Jalur Kereta Pantura arah Surabaya.

Stasiun Ngrombo Purwodadi : Ibukota Kabupaten Grobogan.

Justru Stasiun Ngrombo Purwodadi jadi stasiun paling besar sekaligus ramai di Grobogan. Nggak lepas dari posisinya di ibukota Kabupaten Grobogan. Padahal bila dilihat dari sejarahnya, justru dibangun belakangan ketimbang Tanggung di Kabupaten yang sama.

Stasiun Ngrombo Purwodadi : Dibangun NISM Bagian Lintas Surabaya (1924)

Stasiun ini pertama kali dibangun oleh NISM sebagai bagian dari Jalur Kereta Pantura di Lintas Semarang – Surabaya. Ketika awal dibangun segmen ini terbilang unik. Berbeda dengan jalur pertama dengan standard gaunge 1.435 mm, di sini menggunakan 1.067 mm.

Adapun yang melatarbelakangi ialah penemuan cadangan minyak di daerah Cepu, Kabupaten Blora. Padahal awalnya kawasan sisi timur Jalur Kereta Pantura nggak begitu diperhatikan oleh pemerintah kolonial. Dianggap nggak ada apa-apanya gitu.

Singkatnya pada 1896 mulai dibangun lintas Surabaya – Semarang via Gundih. Dimana segmen Gundih menggunakan spoor 1.067 mm. Semarang masih gunakan lintas yang telah ada sejak 1867 yakni spoor 1.435 mm. Lintas beroperasi mulai 1903. Namun konektivitas semacam ini dirasa kurang efisien karena adanya kewajiban berganti kereta.

Sehingga di tahun 1924 dibangun lintas baru dari Gambringan langsung Semarang pakai 1.067 mm. Karenanya walaupun secara nggak langsung, minyak bumi tersebut turut berperan atas terhubungnya Purwodadi oleh jaringan kereta api. Apalagi di kemudian hari Purwodadi jadi ibukota kabupaten Grobogan.

Stasiun Ngrombo Purwodadi dan KA Kedungsepur

Tentu keduanya adalah bagian penting yang tak terpisahkan. Mau nggak mau Purwodadi adalah bagian dari wilayah Kedungsepur. Inilah yang melatarbelakangi penamaan KA Kedungsepur sebagai kereta komuter yang menghubungkannya dengan Kota Semarang.

KA Kedungsepur merupakan destinasi akhir dari stasiun terbesar di Grobogan ini. Dari sini kereta balik lagi ke Kota Semarang. KRD MCW 302 terlihat masih cukup kokoh mengarungi bagian dari Jalur Kereta Pantura sisi timur ini.

Layanan Perjalanan KAJJ

Selain KA Kedungsepur, Stasiun Ngrombo Purwodadi juga melayani perjalanan KAJJ. Sebagian rangkaian KAJJ rute Surabaya Pasar Turi singgah di sini. Sebut aja yang dari Stasiun Jakarta Pasar Senen : Airlangga, Dharmawangsa, Gumarang, Jayabaya, dan Kertajaya. Semuanya ke Surabaya Pasar Turi.

Rute Stasiun Gambir Jakarta ke Surabaya Pasar Turi antaralain KA Sembrani (64) dan KA Pandalungan (78F), dimana yang disebut kedua tujuan akhir Jember. Dari Bandung ada KA Harina, dan dari Semarang yakni Ambarawa Ekspress dan Blora Jaya (ke Cepu).

Cukup banyak layanan KAJJ membuktikan stasiun ini beneran paling ramai di Grobogan. Tentu keberadaannya nggak bisa dipandang sebelah mata.

Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA

Setiap kereta yang melewati stasiun ini pastinya akan melihat sebuah bangunan dengan beberapa barisan kereta dinas. Bangunan tersebut percis berada dibelakang stasiun. Memang nggak ada akses langusng dari stasiun. Bangunan berwarna biru tersebut namanya Balai Perawatan Perkeretaapian milik DJKA (Kemenhub).

Kesimpulan

Stasiun Ngrombo Purwodadi pertama kali dibangun oleh NISM sebagai bagian dari jalur kereta Pantura lintas Semarang Surabaya. Didasari penemuan cadangan minyak bumi di Kabupaten Blora dan konektivitas langsung antara kedua kota tersebut.

Keberadaannya di ibukota kabupaten Grobogan menjadikannya stasiun utama. Juga paling ramai dengan banyaknya KAJJ arah Cepu dan Surabaya yang singgah di sini. Disamping KA Kedungsepur yang melayani rute Semarang – Purwodadi PP.

Galeri Foto

Video Stasiun Ngrombo Purwodadi