Website mugen.id mulai live tanggal 6 Januari 2022 sebagai situs bisnis Kuliner. Namun pada bulan Juni 2022 berubah jadi Blog Perjalanan Kereta Api. Sekarang identitas itu makin diperkuat dan dipertegas sebagai Non-Profit Unit dari Mugen ID Tour and Travel.
Pertama Kali Hadir Jualan Kopi dan Snack
Perjalanan Mugen ID dimulai pada bulan Oktober 2021. Waktu itu memang baru aja mereda dari outbreak Covid-19 varian Delta yang banyak makan korban jiwa. Tapi perjalanan antar kota terutama naik kereta api masih sangat dibatasi. Sampai kepikiran untuk mulai jalanin bisnis jualan kopi kecil-kecilan secara online.
Nama Mugen sendiri dipilih karena terinspirasi dari anime yang lagi hype waktu itu. Bahkan pas awal launching pake nama Mugen Train Cafe yang hampir sama percis sama judulnya.
Nama itu akhirnya diganti jadi Mugen ID pada 6 Januari 2022, karena sadar nama itu terlalu berisiko. Alamat mugen.id mulai online di tanggal itu.
Untuk jualan kopi dan snack nya pake salah satu aplikasi Online Food. Tapi rasanya kurang kalo nggak ada website nya. Singkat cerita alamat website mugen.id pun mulai jalan. Khusus buat jualan kopi dan cemilan ringan. Sekaligus untuk branding dan profiling.
Badan Hukum PT Perorangan Mei 2022
Abis Lebaran 2022, Mugen ID yang waktu itu masih dibawah Manglayang ID mendaftar badan hukum dan dapat legalitas sebagai PT Perorangan dengan nama PT. Mugen Manglayang Indonesia. Sedianya, halaman mugen.id juga mau dipake sekalian profil usaha dan akhirnya memang dibuat sub-domain profil.mugen.id.
Berubah Jadi Blog Perjalanan Kereta Api Mulai Juni 2022
Pada bulan Juni 2022 terjadi perubahan pada halaman situs mugen.id dari semula Coffee Shop jadi Blog Perjalanan kereta Api. Hal ini sejalan dengan mulai longgarnya pembatasan perjalanan jarak jauh naik kereta api. Sebenarnya, pelonggaran ini udah mulai sebelum Lebaran yakni Februari 2022.
Terhitung sejak itu, Mugen ID merubah semuanya jadi lebih bernuansa si ular besi. Logo juga ikut berubah meski belum terlalu mencolok. Bahkan awal-awal jalan sebagai laman persepuran masih pake logo Coffee Shop.
Perubahan Besar Pada Logo Mugen ID
Pada tahun 2023, atau bertepatan dengan setahun PT. Mugen Manglayang Indonesia, terjadi perubahan besar pada logo. Semula logo Mugen ID sederhana banget, cuma tulisan doang. Nah, lambang kereta itu juga dipake di bisnis FNB yang berubah nama jadi Semboyan 3. Cuma beda di warna aja, kalo yang FNB pake perpaduan warna kuning-hitam.
Proses Pencarian Identitas Hingga Akhirnya Fokus ke Blog Perjalanan Kereta Api
Sejak memperkenalkan logo baru, Mugen ID memulai perjalanan untuk mencari dan memperkuat identitasnya sebagai halaman persepuran. Tahun 2024 mulai dicoba untuk komersialisasi dengan mengalihkan Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran 2024 dari Manglayang ID ke Mugen ID.
Itu jadi langkah pertama, sebelum langkah berikutnya yang akan membuka semacam toko online di halaman mugen.id. Namun pencarian selama 2 tahun itu berakhir dengan memfokuskan alamat website mugen.id sebagai Blog Perjalanan Kereta Api. Otomatis identitas itulah yang akhirnya melekat di website mugen.id hingga diputuskan untuk jadi entitas non-profit dari PT. Mugen Manglayang Indonesia.
Sedangkan untuk entitas bisnis pake alamat baru warungmugen.id yang sekaligus jadi halaman resmi PT. Mugen Manglayang Indonesia, menggantikan Manglayang ID yang memang udah lama mengalami krisis identitas.
Mugen ID sebagai Entitas Bisnis dan Non-Profit Unit
Nama Mugen ID sendiri akhirnya punya dua sisi. Pertama, sebagai kependekan dari PT. Mugen Manglayang Indonesia dengan Tour and Travel sebagai core business-nya. Itu bisa dilihat dari logo utama yang berbentuk tulisan. Cuma ”Mugen ID” aja di samping lambang Kereta JR 115 Series.
Kadang dikasih tambahan Manglayang dan Tour and Travel. Sekedar mempertegas nama PT. Mugen Manglayang Indonesia dengan core business-nya itu. Sehingga bisa juga didefinisikan sebagai Mugen ID Tour and Travel (d/h Manglayang Tour).
Kedua, non-profit unit yakni Blog Perjalanan Kereta Api. Tetap melanjutkan alamat website mugen.id ini yang udah eksis selama 4 tahun. Identitas yang udah kebentuk ini jelas nggak mungkin diutak-atik lagi.
Media Sosial Sebagai Penunjang
Selain website sebagai portofolio utama, Mugen ID juga tetap punya media sosial. Tapi sifatnya cuma sebagai penunjang aja, bukan yang utama. Di luar website, Mugen ID sebagai Non Profit Unit juga punya akun Instagram, dua Channel YouTube, dan Threads.
Dua channel YouTube itu sebenarnya nggak begitu banyak perbedaan. Channel 1 yang merupakan warisan Manglayang ID di masa perjuangan (baca: Pandemi Covid-19) lebih fokus untuk konten-konten edukasi. Kebanyakan dari hasil hunting kereta api.
Sedangkan Perjalanan Kereta Api nya ada di Channel 2. Oh iya, itu hunting juga masih ada kaitannya ya sama Perjalanan Kereta Api. Jadi ini cuma penempatannya aja. Hakikatnya sih nggak jauh beda.
Blog ini adalah Non-Profit Unit
Sebagai kesimpulan akhir, Mugen ID sebagai Blog Perjalanan Kereta Api adalah Non-Profit Unit. Dilengkapi akun media sosial yakni dua channel YouTube, Instagram, dan Threads.
Sedangkan Mugen ID yang bisnis itu punya halaman website sendiri yaitu warungmugen.id. Dengan demikian jelas ya, untuk penjualan tiket kereta api, mau belanja merchandise, madu, atau apapun itu adanya di sana.
Itu juga nge-link ke unit bisnis lainnya seperti kuliner (Warung SemboyanTiga) dan retail (MDTC dan Toko At Taubah). Pake tagline “member of Mugen ID”. Seperti Non-Profit Unit yang satunya, Manglayang Tour.
