ka pasundan perjalanan panjang di jalur selatan

KA Pasundan Perjalanan Panjang di Jalur Selatan (14 Jam)

KA Pasundan adalah layanan kereta ekonomi dari Bandung ke Surabaya dan sebaliknya. Menggantikan sang legenda Badrasurya di awal dekade 2000-an. Menempuh waktu hampir 14 jam antar kedua kota. Banyak berhenti menjadikannya perjalanan panjang di Jalur Selatan.

Pendahuluan

Selain KA Argo Wilis dan Turangga dengan layanan mewah, juga KA Mutiara Selatan campuran eksekutif dan ekonomi Premium. Terdapat layanan kereta ekonomi di koridor Bandung Surabaya.

Sejatinya layanan ini punya sejarah panjang. Bahkan berkaitan langsung dengan keberadaan Eendaagsche Express dan KA Gaya Baru Malam Selatan. Namun sayang keberlanjutan dari dua layanan tersebut telah purnatugas di awal millenium.

Sang legenda bernama Badrasurya (sebelumnya Ekspres Siang) digantikan oleh kereta baru saat itu. Kebetulan kereta baru tersebut awalnya hanyalah layanan tambahan. Namun kemudian dijadikan reguler. Mirip seperti kasus KA Logawa dan Purbaya.

KA Pasundan Semula Kereta Tambahan

Kereta ekonomi rute Bandung Surabaya yang mulanya tambahan itu adalah KA Pasundan. Banyak yang mengaitkan kereta itu dengan para pendahulunya seperti Badrasurya dan Ekspres Siang. Sayangnya nggak ada keterkaitan sama sekali antara kereta ini dengan para pendahulunya.

KA Pasundan Gantikan Badrasurya

Jadi yang benar adalah kereta ini pengganti KA Badrasurya yang sebelumnya melayani koridor Bandung-Surabaya. Dimana Badrasurya ini juga asalnya dari Ekspres Siang dan KA Gaya Baru tujuan Bandung yang beroperasi di tahun 1960-an. Untuk tahun kelahirannya sendiri, kereta ini mulai dinas di 2000 atau awal millenium.

KA Pasundan Rute Kiaracondong – Surabaya Gubeng PP

Semula KA Pasundan rutenya Bandung – Surabaya Gubeng PP mengikuti para pendahulunya, Badrasurya dan Ekspres Siang. Namun di pertengahan 2000-an terjadi kebijakan perubahan titik keberangkatan awal.

Stasiun Bandung dikhususkan untuk layanan kereta komersial kelas eksekutif dan bisnis. Sedangkan kereta ekonomi semuanya dialihkan ke Kiaracondong. Hal ini berdampak untuk rangkaian kereta ekonomi arah timur yang mesti potong rute. Sedangkan KA Serayu berjalan langsung di Stasiun Bandung.

menempuh perjalanan 13 jam dan banyak berhenti

Banyak Berhenti Menjadikannya Perjalanan Panjang di Jalur Selatan

KA Pasundan menempuh waktu perjalanan cukup lama. Berangkat dari Stasiun Kiaracodong jam 10.10 dan tiba di Surabaya Gubeng jam 23.54. Bila dihitung hampir 14 jam. Hal ini berbeda dengan Si Raja Selatan Argo Wilis (hampir 11 jam) dan Turangga (10 jam 10 menit).

Maklum sebagai kereta ekonomi walaupun sudah tanpa subsidi, kereta ini lebih banyak berhenti dibanding kedua kereta elite itu. Bahkan dari kelas campuran seperti KA Mutiara Selatan (11 jam 8 menit).

Lamanya waktu perjalanan menjadikan kereta ini memiliki perjalanan panjang di jalur selatan. Bahkan dulu ketika jalur selatan Jawa Tengah masih single track, kereta ini paling banyak mengalah. Baik untuk disilang maupun disusul kereta lain yang kelasnya lebih tinggi.

Kesamaannya dengan kawan-kawannya yang lebih elite hanya satu. Kewajiban berhenti di Stasiun Cipeundeuy. Karena kereta manapun nggak bisa mengelak dari itu. Risikonya Tragedi Trowek 1995 bisa terulang lagi.

Kesimpulan

KA Pasundan pertama kali beroperasi di tahun 2000. Menggantikan pendahulunya KA Badrasurya. Namun demikian nggak ada keterkaitan sama sekali dengannya maupun Ekspres Siang.

Sebagai layanan ekonomi dari Kiaracondong ke Surabaya Gubeng, menempuh waktu perjalanan hampir 14 jam. Hal yang menjadikannya punya perjalanan panjang di jalur selatan.

Lanjut ke Jadwal Perjalanan

InSyaa Alloh pembahasan tentang KA Pasundan rute Kiaraconcong – Surabaya Gubeng pp masih lanjut ke Jadwal Perjalanan.

Video Kereta Api Pasundan Surabaya

Berikut adalah Video Kereta Api Pasundan Surabaya melintas langsung Stasiun Tugu Jogja dan JPL Geser Malioboro. Rute Kiaracondong – Surabaya Gubeng: