shinkansen tokyo shin osaka kereta cepat pertama di dunia

Shinkansen Tokyo Shin Osaka : Kereta Cepat Pertama di Dunia

Perjalanan Naik Shinkansen Tokyo Shin Osaka. Inilah kereta cepat pertama di dunia menghubungkan dua kota utama di Jepang. Jaraknya setara dengan Jakarta – Surabaya. Kebayang nantinya Whoosh beroperasi di situ.

Pendahuluan

Akhirnya Kereta Cepat Whoosh yang ditunggu beroperasi juga. Meskipun drama nggak akan pernah ada habis-habisnya. Toh mereka yang kontra pun ujung-ujungnya kepengen naik. Bahkan malah jadi ketagihan. Apalagi sekarang pake tarif dinamis mulai Rp 150.000,00.

Nah jauh sebelum ada Whoosh di sini, negeri sakura udah lebih dulu mengoperasikan kereta cepat yang kita kenal Shinkansen. Mulai dinas tanggal 1 Oktober 1964. Nggak tanggung langsung mengambil jarak setara dengan Jakarta Surabaya di sini.

Kereta Cepat itu juga dinamakan Tokaido Shinkansen. Mengambil dari nama lintasannya yang penghubung Tokyo dan Osaka. Dibangun paralel dengan Tokaido Main Line yang telah ada sebelumnya.

Shinkansen Tokyo Shin Osaka : Beda Stasiun Pemberhentian Akhir

Ketika Whoosh beroperasi hal yang jadi perdebatan ialah stasiun pemberhentian akhirnya di Tegaluar. Posisinya jelas jauh dari Pusat Kota Bandung. Malah Tegaluar itu lebih dekat ke Jatinangor. Walaupun di sisi lain masih berada di aglomerasi Bandung Raya.

Begitupula dengan Tokaido Shinkansen. Stasiun asalnya yakni Tokyo Station jelas berada di tengah kota. Walaupun lokasinya di distrik Chiyoda yang bukan kawasan bisnis ramai seperti Shibuya dan Shinjuku. Adapun pemberhentian akhirnya di Shin Osaka Station.

Nah inipun sebetulnya beda dengan Osaka Station. Walaupun nggak sejauh Padalarang apalagi Tegaluar ke Bandung. Untuk mencapai stasiun tersebut masih harus menyambung dengan kereta lokal.

Perjalanan Naik Shinkansen Tokyo Shin Osaka

Oke kita kesampingkan dulu ya compare-compare antara Tokaido Shinkansen dan Whoosh. Sekarang waktunya flashback perjalanan naik Shinkansen Tokyo Shin Osaka. Perjalanan ini di tanggal 14 November 2018.

Wah udah lama banget dong? Memang benar, waktu itu sekalian traveling ke Jepang. Jauh sebelum Pandemi Covid-19. Disitulah momen menjajal Tokaido Shinkansen. Lantaran salah satu agendanya memang ke Osaka. Nah sekarang gimana sih perjalanan yang katanya setara Jakarta Surabaya itu?

Tiket Shinkansen Tokyo ke Osaka : Pakai JR Pass

Pertama-tama sebelum melakukan perjalanan pastinya harus ada tiket. Adapun untuk perjalanan naik Shinkansen Tokyo Shin Osaka tersedia tiket reguler dan JR Pass.

Namun untuk turis disarankan banget menggunakan JR Pass. Tujuannya supaya nggak ribet bila nantinya harus transit dan berpindah kereta. Dari segi tarif pun sebetulnya lebih hemat.

Di tahun 2018 harga JR Pass di Rp 4 jutaan. Sedangkan Tiket Shinkansen Tokyo ke Osaka untuk sekali jalan aja udah 3 jutaan. Itupun belum termasuk Feeder nya nanti. Nah maka dari itu lebih baik beli JR Pass. Dengan itu aman deh mau kemanapun selama kereta-nya JR dan memenuhi ketentuannya.

Dari Tokyo ke Osaka Naik Shinkansen : Shinagawa Station

Perjalanan kali ini nggak berangkat dari stasiun paling awal, Tokyo Station. Berhubung menginapnya di daerah Harajuku, titik terdekat untuk naik Shinkansen ada di Shinagawa Station. Untuk menuju di sana naik Lokal dulu dari Harajuku dan turun di Shinagawa. Kemudian masuk peron Shinkansen.

Aslinya Tiga Katagori Tapi Naik Shinkansen Hikari

Tokaido Shinkansen Tokyo Shin Osaka sebetulnya punya tiga katagori. Nozomi, Hikari, dan Kodama. Katagori paling tinggi ialah Nozomi. Berhentinya lebih sedikit dan lebih cepat nyampe ke Osaka.

Katagori kedua ialah Hikari. Sebetulnya Hikari telah ada sejak pertama kali Tokaido Shinkansen beroperasi. Dengan Hikari, perjalanan Tokyo ke Osaka ditempuh kurang lebih 4 jam. Berhenti di beberapa stasiun seperti Shin Yokohama, Shizuoka, Hamamatsu, Nagoya, dan Kyoto.

Nah pada perjalanan tanggal 14 November 2018 ini naiknya Hikari Shinkansen. Katagori kedua yang moderate. Nggak terlalu cepat, karena JR Pass nya nggak berlaku di Nozomi. Juga nggak terlalu lama kaya Kodama.

Berangkat Shinagawa Station

Kereta yang akan mengantar ke Shin Osaka Station telah masuk Shinagawa Station. Proses boarding nya berlangsung cukup cepat. Ada kali ya berhenti selama 2 menit di Shinagawa Station.

Setelahnya Hikari Shinkansen diberangkatkan dan ini adalah perjalanan pagi hari. Pemberhentian pertama setelah Shinagawa ialah Shin Yokohama. Nah jarak antara Tokyo dan Yokohama kira-kita seperti Jakarta ke Karawang. Jadi beginilah nanti bila Stasiun Karawang mulai dibuka untuk Whoosh.

Berhenti di Shizuoka Ternyata Disusul Nozomi

Perjalanan Shinkansen Tokyo Shin Osaka tiba dan berhenti di Shizuoka Station. Sedikit info, Shizuoka Station bisa kamu jadikan alternatif untuk menuju Gunung Fuji. Sebetulnya ke Gunung Fuji juga bisa naik Tokaido Shinkansen.

Berhenti di Shizuoka cukup lama. Eh ternyata keretanya disusul Nozomi yang kelasnya lebih tinggi. Ya, seperti udah dijelasin tadi, Nozomi hanya berhenti di sedikit stasiun.

Adapun jarak dari Tokyo ke Shizuoka perkiraannya setara dengan Jakarta Bandung. Di sini menuju Shizuoka ditempuh dalam waktu 45 menit. Sama seperti dari Halim ke Tegaluar kalo naik Whoosh.

Namun sayang Gunung Fuji nggak terlihat. Harusnya di Tokaido Shinkansen bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji. Hanya waktunya kurang pas. Kebetulan bulan November memang agak susah untuk menyaksikannya.

Shinkansen Tokyo Shin Osaka : Hamamatsu, Nagoya, dan Kyoto

Selanjutnya perjalanan Shinkansen Tokyo Shin Osaka berhenti di Hamamatsu Station. Nah bila dilihat lebih lanjut, dari sini terdapat objek wisata Bentejima Seaside Park yang jadi bagian dari Danau Hamana. Jadi sebuah danau yang langsung bermuara di Samudera Pasifik.

Tokaido Shinkansen melintas tepat di atas Bentejima Seaside Park. Jadi kalo mau berkunjung ke sini turunnya di Hamamatsu Station. Namun perjalanan kali ini menuju Shin Osaka Station.

Selanjutnya kereta berhenti di Nagoya dan Kyoto. Sebetulnya Nagoya termasuk salah satu destinasi utama di Jepang. Namun belum banyak travel agent yang membuka paket wisata ke sana.

Kyoto adalah kota dengan sejarah panjang. Inilah ibukota lama Jepang dan tentunya masuk salah satu destinasi utama selain Tokyo, Osaka, dan Hiroshima. Di sini menawarkan Heritage Tour. Dalam perjalanan kali ini Kyoto adalah pemberhentian terakhir sebelum Shin Osaka.

Tiba di Shin Osaka Station

Akhirnya setelah menempuh 4 jam perjalanan, Tokaido Shinkansen Hikari tiba di Shin Osaka Station. Waktu tempuh segitu ternyata nggak berasa. Keretanya juga sangat minim guncangan. Halus aja gitu. Sama kaya Whoosh sekarang.

Shin Osaka Station adalah pemberhentian untuk Tokaido Shinkansen. Nah kalo mau ke Osaka Station nya, harus lanjut perjalanan naik Lokal. Kebetulan juga ini mau ke Universal Studios Japan (USJ) yang harus dua kali transit lagi dengan kereta lokal.

Kesimpulan

Perjalanan Shinkansen Tokyo Shin Osaka tanggal 14 November 2018 dimulai dari Shinagawa Station sebagai titik terdekat dari Harajuku. Perjalanan naik Tokaido Shinkansen Hikari menempuh waktu kurang lebih 4 jam. Dengan pemberhentian di Shin Yokohama, Shizuoka, Hamamatsu, Nagoya, dan Kyoto.

Bila dihitung jarak antara Tokyo dan Osaka setara Jakarta Surabaya. Adapun Tokyo ke Shizuoka hampir sama dengan dari Halim ke Tegaluar naik Whoosh sekarang. Tiba di Shin Osaka Station masih harus lanjut lokal ke Osaka Station dan Universal Studios Japan (USJ).

Bayangkan Whoosh Sampai Surabaya

Pernah melakukan perjalanan dari Tokyo ke Osaka naik Shinkansen bisa bayangkan gimana nantinya Whoosh sampai ke Surabaya. Pastinya akan menempuh waktu yang sama dengan Hikari, yakni 4 jam.

Galeri Foto

Video Shinkansen Tokyo Shin Osaka