commuter line prameks di lintas kereta api mataram barat

Commuter Line Prameks : Kini Layani Yogyakarta – Kutoarjo

Sejak beroperasinya KRL Joglo, Commuter Line Prameks mengalami perubahan rute. Kini menjadi Yogyakarta – Kutoarjo pp di wilayah Mataram Barat. Meski tetap terintegrasi dengan layanan KRL di Vortenslanden.

Pendahuluan

Kereta legendaris dengan sejarah panjang. Namun demi tetap menjaga eksistensinya harus merubah rute. Walaupun dari segi nama juga agak sedikit menyimpang.

Seperti inilah nasib KA Prameks. Semula beroperasi di Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden). Melayani rute Solo – Jogja bahkan telah identik dengan layanan komuter di dua destinasi wisata tersebut.

KA Prameks sendiri beroperasi di tahun 1990-an. Awalnya menggunakan armada kereta konvensional kelas ekonomi yang ditarik lokomotif. Namun kemudian menggunakan KRD MCW 302 sebelum akhirnya KRDE buatan PT. INKA Madiun.

Selama dinas di Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden) kereta ini telah banyak menghadirkan kenangan bagi para penggunannya. Tuntutan perkembangan zaman membuatnya harus tergantikan KRL Joglo di akhir tahun 2020. Rutenya pun berubah menjadi Jogja – Kutoarjo pp.

KA Prameks : Sebetulnya Telah Diperpanjang ke Kutoarjo

Selama medio 1990-an hingga awal 2000-an, KA Prameks memang telah identik dengan Solo-Jogja pp. Namanya pun merupakan singkatan dari Prambanan Ekspres. Diambil dari nama Candi Prambanan di perbatasan Jogja-Klaten.

Dalam perjalanannya juga melayani pemberhentian di Stasiun Brambanan (terdekat ke Candi Prambanan) dan Klaten. Selesainya pembangunan Double Track dari Kutoarjo hingga Madiun pertengahan 2000-an membuat sebagian perjalanan diperpanjang ke Stasiun Kutoarjo Purworejo.

Jadi sebelum namanya menjadi Commuter Line Prameks seperti dikenal sekarang, rutenya telah mencapai Kutoarjo. Dengan kata lain telah menjamah sebagian wilayah Mataram Barat. Nggak lagi sebatas Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden).

KRL Joglo Hadir Rute pun Berubah

Menjelang akhir tahun 2020, PT. KAI Daop 6 Yogyakarta telah menyelesaikan pembangunan Listrik Aliran Atas (LAA) di Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden) dari Jogja ke Solo yang selama ini dilintasi KA Prameks.

Sejumlah armada KRL mulai dikirim untuk selanjutnya dioperasikan di sini. Alhasil, peran KA Prameks di Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden) mulai tergantikan oleh KRL Joglo. Agar sang legenda yang telah puluhan tahun tetap eksis, rutenya mengalami perubahan.

Jika semula identik dengan Solo-Jogja pp, pasca beroperasinya KRL Joglo, Prambanan Ekspres berubah menjadi Jogja – Kutoarjo pp. Dengan kata lain juga mengalami pemotongan rute. Mengingat beberapa perjalanan sebelumnya telah diperpanjang hingga Stasiun Kutoarjo Purworejo.

Commuter Line Prameks: Branding Baru di Mataram Barat meski Nama Agak Menyimpang

Operasional KA Prameks dialihkan dari Daop 6 Yogyakarta ke PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI). Pengalihan ini nggak lepas untuk tetap mengintegrasikan layanan komuter ini dengan KRL Joglo. Dalam perkembangannya pun KRL Joglo rutenya diperpanjang ke Stasiun Palur.

Setelah dialihkan, namanya berganti jadi Commuter Line Prameks. Jadi punya branding baru di sebagian lintas Mataram Barat. Sang legenda kini kebagian lintas yang belum terelektrifikasi.

Selain Stasun Tugu Jogja dan Kutoarjo, kereta ini berhenti di Stasiun Wates, Wojo, dan Jenar. Meskipun terdapat beberapa stasiun lagi di segmen Jogja-Wates, namun masih belum bisa terlayani karena satu dan lain pertimbangan.

Namun bila dilihat dari sisi nama “Prameks” singkatan Prambanan Ekspres, layanan baru di Mataram Barat agak sedikit menyimpang. Pasalnya Candi Prambanan justru berada di koridor Solo-Jogja.

Commuter Line Prameks dengan 8 Perjalanan

Setiap harinya Commuter Line Prameks memiliki 8 perjalanan. Dengan masing-masing 4 perjalanan dari Stasiun Tugu Jogja dan Kutoarjo. Bila dilihat jumlah perjalanan ini memang mengalami penurunan dari ketika masih layani Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden).

8 Perjalanan inipun dianggap masih sangat minim oleh mayoritas pelanggan. Bila tertinggal 1 saja menunggunya bisa lama. Bahkan di jam-jam sibuk kereta seringkali penuh. Interior yang kini mirip kereta ekonomi premium dianggap mempersempit ruang untuk penumpang berdiri.

Kesimpulan

Commuter Line Prameks beroperasi sejak tahun 1990-an. Awalnya melayani koridor Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden), Solo-Jogja pp. Nama Prameks adalah singkatan Prambanan Ekspres. Diambil dari nama Candi Prambanan.

Pertengahan dekade 2000-an, double track Kutoarjo-Madiun selesan. Sebagian perjalanan diperpanjang hingga Stasiun Kutoarjo Purworejo. Seiring beroperasinya KRL Joglo pada akhir 2020, rutenya dipotong menjadi hanya dari Stasiun Tugu Jogja ke Kutoarjo dan sebaliknya.

Kini dibawah PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI), memiliki 8 perjalanan dengan masing-masing 4 dari Stasiun Tugu Jogja dan Kutoarjo. Layanannya pun masih terintegrasi dengan KRL Joglo yang beroperasi sampai Stasiun Palur.

Galeri Foto

Infografis dan Jadwal Perjalanan