Kereta Bandara di Tokyo Limited Express dan Monorail

Kereta Bandara di Tokyo: NEX dan Tokyo Monorail

Kereta Bandara di Tokyo akses paling mudah dan efisien menuju pusat kota. Ada dua jenis kereta yakni Limited Express (NEX) dan Tokyo Monorail. Tergantung di mana kamu mendaratnya. Apakah di Narita atau Haneda.

Sebagai ibukota negara Jepang, moda transportasi di Tokyo boleh dibilang udah memadai banget. Jaringan rel kereta api lumayan lengkap. Mulai jalur punya JR East hingga skala lokalan seperti subway yang dioperasikan oleh Pemerintah Kota Tokyo melalui BUMD-nya, TOEI Corp, dan operator Swasta Tokyo Metro.

Satu sama lain saling terintegrasi, baik antar kereta maupun moda transportasi lainnya seperti bus. Termasuk juga akses dari dan menuju Bandara Internasional sebagai pintu masuk dan keluar Jepang via Tokyo.

Saat ini ada dua bandara utama yakni Narita International Airport di Chiba Prefecture dan Tokyo International Airport atau lebih popular sebagai Haneda Airport. Masing-masing bandara punya transportasi penghubung dengan pusat kota Tokyo dan terintegrasi dengan layanan kereta JR East.

Kereta Bandara di Tokyo, Narita Express (NEX) sekaligus Limited Express

Pembangunan Narita International Airport tahun 1975 tujuannya untuk mengurangi beban bandara Haneda yang dinilai udah sangat padat. Meski dibranding New Tokyo International Airport, Narita justru terletak jauh di luar kota Tokyo. Tepatnya di Chiba Prefecture.

Posisi yang jauh itu tentu memerlukan moda transportasi cepat dan efisien. Sebelumnya memang udah ada layanan kereta, hanya saja operatornya swasta. Awalnya Japanese National Railway (JNR) berencana membangun Shinkansen ke Narita.

Namun sampai pada waktunya JNR diprivatisasi dan dilanjutkan oleh JR Group, rencana tersebut urung terlaksana. Oleh JR East, Narita Shinkansen nggak dilanjut melainkan digantikan layanan limited express yang kini dikenal dengan nama Narita Express (NEX).

Narita Express (NEX) adalah moda transportasi cepat dan efisien dari Narita ke Tokyo. Terkoneksi dengan layanan lokal, limited express, hingga Shinkansen di Tokyo Station.

Nggak hanya sebagai kereta bandara di Tokyo aja, Narita Express (NEX) juga berfungsi sebagai Limited Express. Dengan membuka rute ke sejumlah destinasi seperti Yokohama, Tachikawa, hingga Omiya di Saitama Prefecture.

Tokyo Monorail, Lebih Dekat ke Pusat Kota

Tokyo International Airport (Haneda) adalah pintu masuk Jepang yang paling dekat dengan pusat kota Tokyo. Nggak terlalu ribet dan pusing memikirkan konektivitas transportasi dari sini. Karena tersedia layanan kereta terintegrasi yakni Tokyo Monorail.

Tokyo Monorail beroperasi tahun 1964 untuk mendukung Olimpiade Tokyo di tahun yang sama. Bahkan lebih dulu ada dari Tokaido Shinkansen (1/10/1964). Kereta Bandara di Tokyo ini langsung terkoneksi dengan Yamanote Line via Hamamatsucho Station.

Yamanote Line adalah jalur kereta lingkar dalam kota Tokyo yang dioperasikan JR East, sudah lama ada dan punya sejarah Panjang. Dari sini bahkan bisa menuju Shibuya. Salah satu Kawasan bisnis terkenal di Tokyo.

Nggak hanya itu, dari Hamamatsucho juga kamu bisa langsung ke Tokyo Tower. Inilah stasiun JR East terdekat menuju landmark Tokyo tersebut. Sebetulnya ada yang lebih dekat lagi yakni subway yang dioperasikan Tokyo Metro.

Tokyo Monorail sebagai layanan kereta bandara di Tokyo punya 3 layanan kereta yakni express, rapid, dan local. Express itu langsung non stop dari Bandara Haneda ke Hamamatsucho. Rapid masih berhenti di sebagian stasiun yakni Tenkubashi, Kyutsu Centre, Oi Keibajou Mae, dan Tennozu Isle. Local udah jelas berhenti di setiap stasiun.

Galeri Foto

1 thought on “Kereta Bandara di Tokyo: NEX dan Tokyo Monorail”

  1. Pingback: Fujikyu 6000 Series di Kaki Gunung Fuji - Mugen ID

Leave a Reply

%d bloggers like this: