Tiket KA Pasundan Normal Lagi ! (Kuncinya Di Kapasitas Kereta)

·

01 Tiket KA Pasundan Normal Lagi (Kapasitas Jadi Kunci)

Kabar nggak enak buat kamu. Tiket KA Pasundan Normal Lagi. Dari semula dapat harga Promo sekitar Rp 330.000,00, sekarang balik lagi ke Rp 410.000,00 untuk full trip. Kuncinya memang di kapasitas kereta, bukan waktu tempuh.

Pendahuluan

Si Anomali lagi-lagi bikin story. Gimana nggak, kita pikir abis Lebaran ini bakal 330 ribu lagi. Eh nggak taunya harga tiket malah balik normal. Sama kaya waktu pertama kali Pasundan New Generation di introduce. Sama juga kaya waktu itu, kembalinya harga tiket ke tarif normal mengundang protes.

Ada yang bilang nggak worthed lagi. Sebagian lainnya bilang mending naik KA Mutiara Selatan yang tarifnya sama tapi lebih cepat. Benar sih, mantan Raja Selatan itu lebih cepat. Tapi sekali lagi, variabel utama penentu harga tiket adalah kapasitas angkut kereta. Bukan waktu tempuh.

KA Pasundan Normal Lagi : Tuntutan Upgrade Tapi …? (Pangandaran-19 Syndrome)

Oke kita flashback dulu ya ke pertengahan 2025 kemarin. KA Pasundan awalnya disebut anomali karena masih pake sarana ekonomi AC Split layaknya kereta PSO. Tapi harga tiketnya komersial. Ditambah waktu tempuhnya juga lama. Kiaracondong ke Surabaya Gubeng bisa sampe 13 jam.

Waktu itu tuntutan agar sarananya di upgrade begitu kencang. Singkat cerita PT. KAI akhirnya mengabulkan itu. Tapi, begitu harga tiket nya dipublikasi, mereka protes lagi karena Rp 410.000,00 dianggap kemahalan untuk kereta yang waktu tempuhnya selama itu.

Di sisi lain, KA Mutiara Selatan Premium jga menerapkan tarif yang sama dengan waktu tempuh 3 jam lebih cepat. Protes nggak bisa dibendung lagi sampe akhirnya KAI luluh juga dan ngasih promo Rp 330.000,00.

Ironi memang, mereka nuntut segera upgrade, tapi setelah upgrade malah protes karena dianggap mahal. Ya, maklum aja, sebagian masih terjangkiti Pangandaran-19 Syndrome. Apa itu?

Waktu KA Pangandaran promo gila-gilaan tahun 2019 sampe cuma dibanderol seribu perak! Itu masih kebawa sampe sekarang. Pengen fasilitas bagus dengan harga semurah mungkin. Hal yang juga bikin KA Baturraden Ekspres kurang diminati.

Abis Lebaran Balik Lagi Jadi Rp 410.000,00

Kalo Tiket KA Pasundan Normal Lagi di masa angkutan lebaran, dalam artian naik, itu masih wajar. Secara kereta komersial lainnya pun ikutan naik. Tapi siapa sangka, masa angkutan lebaran 2026 udah lewat. Long Weekend juga sama. Harga 410 ribu malah nggak turun. Itu berarti memang fix, KA Pasundan Normal Lagi!

Gimana reaksi warganet? Sama kaya waktu pertama kali announce, protes keras. Bilang udah nggak worthed. Katanya mending naik Mutiara Selatan dan Harina. Ya mending kalo cuma untuk dirinya sendiri. Ini seolah ada unsur pemaksaan ke orang lain.

Padahal mah gampang aja. Kembalikan pilihan pada masing-masing individu. Mau tetap naik Pasundan ya silakan. Mau naik Mutiara Selatan atau Harina juga boleh. Punya uang banyak kenapa nggak sekalian ambil Eksekutif? Kalo perlu sekalian KA Argo Wilis dan Turangga!

02 Gunakan Sarana Ekonomi New Generation 72 Pax

KA Pasundan Normal Lagi : Kuncinya di Kapasitas Angkut

Apa yang menyebabkan Tiket KA Pasundan bisa sama kaya Mutiara Selatan, sementara waktu tempuhnya masih kaya kereta PSO? Ternyata, kapasitas angkut jadi variabel utama penentu harga Tiket.

KA Pasundan seperti kita semua udah tau itu pake sarana New Generation modifikasi. Kapasitas angkutnya di 72 pax. Semula kereta ini pake rangkaian AC Split 106 pax punyanya Kahuripan. Itu berarti ada pengurangan kapasitas angkut sebanyak 34 pax!

Adapun KA Mutiara Selatan masih menggunakan sarana Stainless Steel Generasi ke-1 (SSG1) campuran Eksekutif dan Premium. Kapasitas Premium SSG1 itu 80 pax. Sedangkan waktu tempuhnya sekitar 10 jam. Kereta ini pernah jadi raja selatan pertengahan 1970-an sampe 1990-an.

Kelasnya Mutiara Selatan itu di atas Pasundan. Tapi kenapa kok tiket Premium nya bisa sama kaya Pasundan? Lagi-lagi kapasitas angkut adalah kuncinya. Kalo nanti kereta ini upgrade ke Stainless Steel New Generation (SSNG), tiket Ekonomi nya pun akan mengalami kenaikan. Karena kapasitas berkurang dari 80 ke 72 pax.

Kesimpulan

Tiket KA Pasundan Normal Lagi ke Rp 410.000,00. Sama kaya Premium-nya Mutiara Selatan. Ternyata kapasitas angkut jadi penentu utama harga tiket, bukan waktu tempuh. Pasundan yang kini udah New Generation kapasitasnya 72 pax. Sedangkan Premium-nya Mutiara Selatan 80 pax.

Kalo nanti misalnya KA Mutiara Selatan Upgrade ke Stainless Steel New Generation (SSNG) juga bakalan naik kok ekonomi-nya. Karena kapasitasnya bakal berkurang dari 80 ke 72 pax.

Comments

Leave a Reply