KA Serayu jadi satu-satunya penghubung Priangan dan Purwokerto. Masalahnya, tiket kereta PSO ini sering habis. Terutama di musim-musim liburan. Nggak sedikit yang merindukan adanya kereta alternatif. Akankah Baturraden Ekspres Kembali? Semua tergantung 3 hal. Apa aja itu?
Pendahuluan
Nggak kerasa udah setahun lebih KA Baturraden Ekspres berhenti dinas. Padahal kereta ini sangat diharapkan bisa mengurai kepadatan penumpang KA Serayu. Pasalnya, kereta ekonomi PSO itu jadi satu-satunya penghubung Priangan dan Purwokerto.
Bahkan dari Jakarta ke Priangan Timur KA Serayu masih sangat diandalkan. Meski udah ada alternatif lain yakni Kereta Api Pangandaran. Terlebih lagi tujuan Cilacap Barat, KA Serayu hingga kini jadi satu-satunya pilihan.

KA Baturaden Ekspres Hadir Di Waktu yang Nggak Tepat
Harapan adanya alternatif kereta sempat terwujud ketika KA Baturraden Ekspres pertama kali beroperasi tahun 2021. Sayangnya kereta ini hadir di waktu yang nggak tepat. Ketika Covid-19 tengah mengganas dan nggak lama setelah launching langsung “lockdown” untuk kedua kali sejak pertengahan Maret 2020.
Setelah Pandemi Covid-19 berakhir, KA Baturraden Ekspres kembali hadir. Cuma jalur yang dilewatinya beda. Yang ini lewat Priangan Timur. Jadi pendamping KA Serayu di segmen Bandung Purwokerto.

Jadwal Nanggung dan Cuma Satu Rangkaian
Sayangnya kehadiran lagi KA Baturraden Ekspres nggak diikuti okupansi yang stabil. Di awal memang sempat menjanjikan kareta ketolong segmen Priangan Timur. Namun kembalinya Kereta Api Pangandaran dan launching Malabar Pagi seperti mengakhiri itu semua.
Sejak itu KA Baturraden Ekspres lebih sering bawa angin. Ditambah lagi rangkaian cuma ada satu dan pola perjalanannya tektok. Begitu nyampe Stasiun Kereta Api Purwokerto mesti persiapan balik lagi ke Bandung malamnya.
Wacana perpanjangan relasi sampai Stasiun Jakarta Pasar Senen memang sempat ada. Tujuannya untuk meningkatkan okupansi KA Baturraden Ekspres dan benar-benar mendampingi KA Serayu. Masalahnya rangkaian yang cuma satu bikin kondisi kereta ini jadi serba susah.
Hingga stop operasi jadi satu-satunya pilihan daripada terus bawa angin dan merugi. Rangkaian KA Baturraden Ekspres pun dimutasi ke Daop 9 Jember untuk dinas sebagai Kereta api Mutiara Timur yang marketnya udah ada dan udah banyak yang menanti Sang Legenda itu beroperasi lagi secara reguler.
Akankah Baturraden Ekspres Kembali? Bisa Iya Bisa Nggak
Pasca Baturraden Ekspres berhenti beroperasi, KA Serayu jadi satu-satunya pilihan. Cuma masalahnya, begitu musim liburan tiba, tiketnya jadi susah didapat. Cepat banget habis. Apalagi kalo bookingnya dadakan. Di sini timbul pertanyaan, Akankah Baturraden Ekspres Kembali? Jawabannya bisa iya bisa nggak! Tapi ini penentunya:

Akankah Baturraden Ekspres Kembali ? Dukungan Sarana Penentu Utama
Belajar dari pengalaman sebelumnya, dukungan sarana jadi faktor paling menentukan. Pasalnya kemarin itu cuma ada satu rangkaian. Udah mentok nggak bisa diapa-apain lagi.
Nah biar Baturraden Ekspres bisa balik lagi, minimal harus ada 3 rangkaian dulu. Dua rangkaian dinas reguler ditambah satu rangkaian cadangan. Pola begini udah ada di KA Lodaya, Kahuripan, dan Pasundan. Satu rangkaian jalan dari Bandung, satunya lagi dari Purwokerto. Rangkaian kereta udah ada tinggal lokomotifnya.
Lihat Market nya Dulu (Opsi Perpanjangan Relasi Terbuka)
Penentu kedua untuk menjawab Akankah Baturraden Ekspres kembali adalah potensi pasar. Bahkan ini bisa dibilang paling menentukan. Boleh jadi nggak akan worthed kalo cuma beroperasi Bandung-Purwokerto PP. Karena market Priangan Timur udah keambil sama kereta lain.
Di sini bisa jadi opsi perpanjangan relasi sampe ke Jakarta sangat terbuka. Sehingga nantinya KA Baturraden Ekspres bisa jadi pendamping ideal Serayu. Sama kaya Kereta Api Ijen Ekspres yang mendampingi Tawang Alun.
Lihat Slot di Gapeka
Terakhir adalah slot di Gapeka. Kebetulan slot KA Baturraden Ekspres yang kemarin itu masih ada. Tapi itu cuma di relasi Bandung Purwokerto PP yang tektokan. Belum pake pola perjalanan dua rangkaian ditambah perpanjangan relasi sampe ke Jakarta. Jadi ini harus dilihat dan dievaluasi dulu biar nanti nggak anyep lagi.
Kesimpulan
Akankah Baturraden Ekspres kembali? Tiga faktor ini adalah penentuya. Pertama, Ketersediaan dukungan sarana minimal tiga rangkaian plus lokomotif. Kedua, riset lagi marketnya. Termasuk opsi perpanjangan relasi ke Jakarta. Ketiga, evaluasi lagi slot yang ada di Gapeka. Terutama kalo opsi perpanjangan itu diambil.


Leave a Reply