Kenapa KA Sangkuriang Premium? Kok Nggak New Generation?

ยท

,
Kenapa KA Sangkuriang Pake Premium (Kok Nggak New Generation)

Resmi beroperasi tanggal 1 Mei 2026 ternyata KA Sangkuriang Premium. Selain bawa Compartment Suite dan Eksekutif. Hal yang bikin kereta baru ini jadi multi kelas ketiga di Daop 2 Bandung. Apa yang jadi alasan pake Premium? Kok nggak New Generation?

Pendahuluan

Bukan lagi hilal tapi udah resmi beroperasi mulai 1 Mei 2026 mendatang. Cuma ada satu yang jadi pertanyaan sejumlah kalangan. Kenapa nggak pake New Generation? Ya, kereta Bandung Banyuwangi akhirnya hadir dengan nama Sangkuriang. Terdiri dari campuran Compartment Suite, Eksekutif SSG1 dan Premium SSG1.

Punya tiga kelas sekaligus menjadikannya Multi Kelas ketiga di Daop 2 Bandung. Balik lagi, apa alasan kereta ini akhirnya bawa Premium SSG1 yang masih ada minus nya? Kok nggak New Generation?

Profil dan Jadwal KA Sangkuriang

Sebelum lanjut, meski sempat disinggung di postingan sebelumnya, Profil dan Jadwal KA Sangkuriang belum sempat dibahas. Tapi nggak usah khawatir. Pembahasan tentang Profil berikut jadwal perjalanan dan harga tiket ada di sini : Nggak Usah Transit! Kereta Api Sangkuriang Mulai Rp 500 Ribu

Nggak Mungkin Stainless Steel New Generation (SSNG)

Satu yang pasti, KA Sangkuriang nggak mungkin pake rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG). Ingat kejadian rangkaian SSNG hampir nyangkut di Terowongan Garahan?

Hal yang menjadikan KA Logawa yang asalnya K3 SSNG jadi downgrade ke Premium SSG1. Body kereta SSNG lebih besar dari para pendahulunya. Terowongan Garahan dan Mrawan di Gunung Gumitir punya kontur belok.

Beda sama Sasaksaat, yang sekalipun sama-sama warisan Staats Spoorwegen (SS) tapi lurus. Nggak hanya itu, Sasaksaat dari dulu udah sering dilewatin lokomotif jumbo sekelas CC50, D52, sampe kereta kontainer.

New Generation Modifikasi Mentok 100 Kpj

Pertanyaan berikutnya, kenapa nggak pake New Generation Modifikasi? Jadi stamformasinya bisa kaya KA Blambangan Ekspres atau Ijen Ekspres yang belang? Nah, KA Sangkuriang ini ditarget menempuh waktu 120 kpj. Jarak yang ditempuh nya lebih panjang daripada dua kereta itu.

Kalo pake New Generation Modifikasi meskipun lebih nyaman, Sangkuriang bakalan mentok di 100 kpj. Nggak bisa kemana-mana lagi. Kalopun dipaksain, nantinya waktu tempuh bakalan jauh lebih lama.

KA Sangkuriang Premium Jadi Jalan Terbaik

Maka dari itu solusi terbaiknya ialah KA Sangkuriang Premium. Pake rangkaian Premium SSG1 layaknya KA Logawa. Secara dari waktu masih jadi gosip dan bola liar segala Tangkubanparahu dan Mandalawangi, KA Bandung Banyuwangi memang direncanain campuran Eksekutif dan Premium SSG1.

Begitu nama Sangkuriang diumumkan pun hasilnya nggak jauh beda. Malah nambah kelas Compartent Suite. Sedangkan Premium-nya terdiri dari 3 kereta yang bekasan dari Logawa.

Semua Bisa Rasain Maju dan Mundur

KA Sangkuriang Premium : Semua Bisa Ngerasain Maju Mundur

Memang nggak bisa disangkal lagi kekurangan rangkaian Premium sekarang adalah kursi mundur. Jarak antar kursi juga nggak seluas K3 SSNG atau New Generation Modifikasi.

Tapi karena kereta ini akan singgah di Stasiun Surabaya Gubeng buat pindah loko, semua bisa ngerasain maju mundur. Hal tersebut sebelumnya juga udah dialami sama KA Logawa dan Wijayakusuma. Ditambah lagi KA Harina yang rutenya lewat Pantura, sehingga mesti pindah loko di Cikampek.

Kesimpulan

Ada dua alasan kenapa KA Sangkuriang Premium, bukan New Generation? Pertama, dua terowongan di Gunung Gumitir yakni Garahan dan Mrawan nggak bisa ditembus SSNG. Kedua, kereta ditarget melaju dengan kecepatan maksimum 120 kpj. Kalo pake New Generation Modifikasi cuma bisa maksimum 100 kpj.

Meskipun ada kekurangan di kursi mundur. Ritual pindah posisi lokomotif di Stasiun Surabaya Gubeng bikin semua penumpang Premium bisa ngerasain maju dan mundur.

Comments

Leave a Reply