Sayonara KRD Prameks (Balik Kereta Biasa Lagi!)

·

,
sayonara krd prameks jadi kereta biasa lagi

Dunia Persepuran dihebohkan penampakan baru Commuter Line Prameks yang nggak lagi pake KRD. Setelah puluhan tahun akhirnya semua balik lagi seperti sediakala. Sayonara KRD Prameks, terima kasih untuk segala pengabdiannya.

Before We Go

Duh kayanya lama banget ya nggak ada postingan baru di sini? Betul sekali, hal itu karena lagi ada kesibukan sama website baru yaitu warungmugen.id.

Jadi gini, itu sebenarnya masih sama, Mugen ID juga, tapi sebagai perusahaan ya dan udah ada legalitasnya (Mugen Manglayang Indonesia a.k.a. Mugen ID Tour and Travel, a.k.a. Manglayang Tour). Halaman baru itu disiapin buat pengganti sekaligus lanjutan dari Manglayang ID yang pernah eksis di masa Pandemi Covid-19.

Nah jadi mulai Juni 2026 ini, Trip Report KA Jarak Jauh dan Whoosh pindah ke halaman baru warungmugen.id. Karena berkaitan langsung sama kegiatan wisata. Sedangkan untuk Trip Report Kereta Komuter dan Lokalan, InSyaaAlloh masih tetap di sini.

Sedangkan untuk semua konten edukasi persepuran, mau itu KAJJ, Whoosh, atau Lokal, pembahasannya tetap di sini. Jadi jangan khawatir ya, kami nggak kemana-mana kok.

Pendahuluan

Balik lagi ke pembahasan, dunia persepuran belakangan ini dihebohkan penampakan baru Commuter Line Prameks yang semua Perka-nya udah pake kereta biasa. Memang ini bukan hal baru. Karena sebelumnya juga udah begini. Tapi cuma Perka terakhir aja dan selebihnya masih tetap KRDE buatan INKA.

Sayangnya hal itu nggak akan bisa kita temui lagi. Mungkin untuk waktu cukup lama, bahkan bisa jadi untuk seterusnya bakalan begini. Kecuali KRL diperpanjang ke Kutoarjo.

ilustrasi rangkaian kereta ekonomi 106 pax

Commuter Line Prameks sarananya udah berubah jadi kereta biasa yang ditarik lokomotif. Sama kaya Commuter Line Bandung Raya, Dhoho, dan Penataran. Meskipun ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru.

awal dinas prameks juga kereta biasa

Sayonara KRD Prameks : Awalnya Kereta Biasa

Prameks ini mulai dikenal di dekade 1990-an, tepatnya 1994. Sebagai penghubung dua kota penting di Vorstenlanden yakni Jogja dan Solo. Awalnya merupakan kereta biasa yang rangkaiannya terdiri dari 2 kereta bisnis dan 2 kereta ekonomi. Ditarik lokomotif diesel CC201.

KRD Prameks Mulai Dikenal

Seiring berjalannya waktu, rangkaian Prameks diganti jadi KRD MCW 302. Sejak saat itulah namanya dikenal sebagai KRD Prameks. Nama itu sendiri sebenarnya singkatan dari Prambanan Ekspres. Diambil dari Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Jogja dan Klaten, yang mana Klaten masuk aglomerasi Solo Raya.

Memasuki tahun 2000-an, Prameks mulai kebagian rangkaian baru KRDE buatan PT.INKA Madiun. Nah sarana ini sebetulnya bukan barang baru. Melainkan modifikasi dari KRL Hollec. Kebagian sarana baru bukan berarti ninggalin yang lama. Karena waktu itu baik MCW 302 dan KRDE INKA tetap jalan berdampingan.

Tahun 2007, Prameks diperpanjang ke Kutoarjo. Bersamaan dengan beroperasinya Double Track Kutoarjo-Yogyakarta. Rangkaian MCW 302 nya sendiri purnatugas sekitar tahun 2016, setelah rangkaiannya banyak dimodifikasi jadi kereta kedinasan. Sejak saat itu sarana KRD Prameks pake KRDE INKA seluruhnya.

Sayonara KRD Prameks : Potong Relasi Jadi Kutoarjo Jogja

Tanda-tanda Sayonara KRD Prameks itu sebenarnya udah kelihatan sejak wacana pengoperasian KRL di Lintas Kereta Api Mataram (Vorstenlanden). Semakin jelas begitu KRL Joglo mulai dinas tahun 2021. Sejak saat itu, Prameks memasuki babak baru dengan hanya melayani rute Kutoarjo-Jogja PP.

Meskipun begitu, rangkaian KRDE nya tetap belum tergantikan. Masih tetap setia bersama Prameks.

Balik Lagi Jadi Kereta Biasa Ditarik Lokomotif

Tanggal 2 November 2024, PT. KAI memperpanjang rute KA BIAS ke Stasiun Madiun, kemudian Caruban. Nggak disangka-sangka, okupansi kereta bandara terjauh itu ternyata melebihi ekspektasi. Peminatnya sangat tinggi. Sehingga kebutuhan akan sarana KRDE pun jadi urgen di sana.

Karena alasan itulah, sarana KRDE yang selama ini dipake sama Commuter Line Prameks, akhirnya disiapin buat cadangan (CAD) KA BIAS. Mau nggak mau, Prameks harus ganti sarana. Bulan Juni 2026 adalah pertama kalinya Prameks seolah balik lagi ke tahun 1994 yang mana pake kereta biasa ditarik lokomotif.

Entah sampe kapan hal ini akan berlangsung. Bisa aja buat seterusnya. Apalagi banyak rumor berseliweran menyebut Prameks mau diperpanjang ke Kebumen. Tapi bisa aja sampe KRL masuk ke Kutoarjo. Ya, kita tunggu aja lah ya! Untuk sekarang, selamat menikmati Prameks yang balik ke 1994.

Sayonara KRD Prameks, terima kasih untuk tiga dekade yang nggak terlupakan! Prameks nya masih ada tapi udah bukan lagi KRD.

interior ekonomi 106 pax
setelah puluhan tahun waktunya sayonara krd prameks

Kesimpulan

Mulai Juni 2026 ini Commuter Line Prameks balik ke tahun 1994 pake kereta biasa yang ditarik lokomotif. Perubahan sarana ini lebih karena kebutuhan sarana KRDE untuk KA BIAS yang okupansinya terus mengalami peningkatan. Sehingga butuh cadangan untuk mendukung sarana yang ada. Sayonara KRD Prameks. Terima kasih untuk pengabdian selama tiga dekade.

Comments

Leave a Reply