Tokyo Metro 6000 6016F Langganan Feeder

Tokyo Metro 6000 6016F Langganan Feeder

KRL Tokyo Metro 6000 6016F mulai dinas di Indonesia tahun 2011. Namun trainset yang satu ini sejatinya udah eksis sejak 1972. Kini jadi andalan para Commuters terlebih pasca penerapan pola perjalanan baru SO5 Manggarai. Belakangan lebih sering melayani Feeder.

Pengoperasian KRL di Indonesia sebetulnya udah lama. Boleh dibilang punya sejarah panjang. Bahkan sejak zaman penjajahan dulu. Namun kehadiran armada bekas dari Jepang baru di awal millennium. Dimana armada ex-Tokyo Metro dulunya banyak mendominasi lintas KRL Jabodetabek yang kini dibawah KAI Commuter (PT. Kereta Commuter Indonesia). Sebelum posisinya digantikan oleh JR 205 Series.

Seperti kita ketahui, armada KRL bekas pertama kali melaju di Jabodetabek ialah hibah Jepang. Sebelumnya KRL tersebut beroperasi dibawah TOEI Subway. Operator subway milik Pemerintah Kota Tokyo. Namun kini KRL hibah itu udah nggak lagi beroperasi. Keberadaannya telah digantikan unit-unit bekas lainnya. Salah satunya adalah Tokyo Metro.

Nah sedikit info, baik TOEI Corp dan Tokyo Metro adalah operator subway di Tokyo. Cuma bedanya TOEI Corp itu punya pemerintah kota, sedangkan Tokyo Metro adalah operator swasta. Meski berbeda, keduanya tetap saling bersinergi dan terintegrasi.

Tokyo Metro 6000 6016F Sejak 1972

Di antara armada Tokyo Metro yang beroperasi di Indonesia ialah Tokyo Metro 6000 6016F. KRL ini baru dinas belasan tahun di Indonesia. Namun sejatinya telah eksis sejak 1972 di Jepang. Kalo dihitung usia sih, setahun lebih muda dari sang legenda Kereta Api Parahyangan yang telah pensiun dan reinkarnasi jadi Argo Parahyangan. Kereta Api Parahyangan mulai dinas 31 Juli 1971.

Dominasi KRL JR 205 Series (versi lainnya 6000 Series) tak membuat unit ini kehilangan pamor. Keberadaannya masih sangat dibutuhkan oleh para commuters untuk menunjang aktivitas hariannya. Sekali dinas satu trainset Tokyo Metro 6000 6016F terdiri dari 10 kereta. Pernah beroperasi di Bogor Line, namun sekarang trainset ini justru lebih sering beroperasi di Cikarang Loop Line.

Pasca SO5 Layani Loop Line dan Feeder

Akhir Mei 2022, PT. KAI menerapkan pola perjalanan baru untuk KRL Commuter Line Jabodetabek, khususnya lintas Bogor dan Cikarang. Pola perjalanan tersebut dikenal dengan sebutan SO5. Tujuannya untuk mengatur flow KRL di Stasiun Manggarai yang kini tengah direnovasi. Tokyo Metro 6000 6016F termasuk yang kena kebijakan ini.

Trainset ini lebih sering ditemukan dinas di Cikarang Loop Line. Itupun beroperasinya lebih sering nggak sampai full. Misalnya nge-loop dari Cikarang ke Kampung Bandan, terus ke Cikarang lagi. Baik via Manggarai maupun Stasiun Jakarta Pasar Senen. Biasanya trainset ini melayani rute paling mentok cuma sampai Stasiun Angke. Dari Bekasi maupun Cikarang.

Demi mengakomodasi penumpang transit Manggarai terutama dari Bogor Line yang hendak menuju Stasiun Sudirman dan Tanah Abang, KCI mengoperasikan KRL Feeder dari Manggarai ke Angke/Kampung Bandan. Nah disinilah trainset seperti Tokyo Metro 6000 6016F biasanya berperan.

Dengan hanya 10 rangkaian rasanya sulit untuk full trip. Mengingat untuk ke sana lebih ideal dengan 12 rangkaian. Karenanya KRL ini juga sangat sering melayani perjalanan Feeder di lintas Manggarai-Kampung Bandan. Dalam rangka mengurai kepadatan di Stasiun Manggarai sebagai dampak penerapan SO5.


KRL Tokyo Metro 6000 6016F telah eksis sejak 1972 namun baru melintas di Indonesia sekitar tahun 2011 atau di fase awal penerapan pola perjalanan Commuter Line. Dengan 10 kereta dalam satu trainset, KRL ini lebih banyak melayani rute feeder di lintas Manggarai Kampung Bandan yang padat penumpang. Terutama para pekerja kantoran yang biasa turun di Stasiun Sudirman. Demi mengurai kepadatan dampak SO5.