01 Rute KA Mutiara Timur Mesti Dikembalikan

Rute KA Mutiara Timur Mesti Dikembalikan

Jadi nggak karuan bahkan ghoib, apakah rute KA Mutiara Timur mesti dikembalikan seperti sediakala? Sayang banget kalo misalkan sang legenda harus dipensiunkan dalam kondisi miris gini.

Pendahuluan

Masih melanjutkan pembahasan tentang KA Mutiara Timur yang kini berstatus kereta ghoib. Pasalnya sejak perpanjangan rute ke Yogyakarta, okupasi sang legenda jadi nggak karuan. (Lebih lengkap bisa dibaca lagi: KA Mutiara Timur Legenda yang Dikorbankan)

Perpanjangan itupun dilakukan di waktu yang nggak tepat. Bersamaan dengan munculnya varian Delta yang membuat fasilitas kesehatan lumpuh (tahun 2021). Benar aja bahkan jadwalnya pun jadi nggak bersahabat.

Rute KA Mutiara Timur Jogja : Jadi Lebih Mahal

Masalah lagi muncul ketika KA Mutiara Timur diperpanjang ke Jogja. Bukan hanya jadwalnya jadi nggak bersahabat dengan hilangnya keberangkatan pagi. Harga tiketnya jadi lebih mahal. Bahkan diatas KA Wijayakusuma.

Nah KA Wijayakusuma inilah saingan terberat KA Mutiara Timur. Bahkan sejak masih di jalur aslinya. Namun saat itu nggak terlalu berasa karena sang legenda udah punya pangsa pasar sendiri.

Rute KA Mutiara Timur Jogja : Berbagi Trainset

Di saat perjalanan kereta api diperlonggar dengan meniadakan kewajiban test Covid-19 bagi mereka yang telah di booster, justru ini sama sekali nggak dirasakan oleh kereta yang mulai dinas 6 Juni 1972 itu.

Downgrade ke Mild Steel

Di bulan Maret 2022 itu selain masih merasakan dampak rute KA Mutiara Timur yang diperpanjang ke Jogja, juga harus menerima kenyataan di downgrade. Trainset stainless steel yang biasa dipake dimutasi ke Dipo lainnya.

KA Mutiara Timur menerima trainset campuran KA Ekonomi Plus kemenhub dan eksekutif berbody mild steel. Itu jelas banget downgrade. Nggak hanya itu trainset nya pun dibagi dua sama KA Joglosemarkerto.

Status Fakultatif akibat Ketatnya Persaingan

Satu hal yang beneran ngenesi di rute KA Mutiara Timur Ketapang-Yogyakarta ini, statusnya menjadi fakultatif. Artinya hanya dinas di waktu tertentu. Walaupun di satu sisi juga turut memperkuat jajaran kereta Solo ke Surabaya.

Permasalahannya lintas itu persaingannya sangat ketat. Berbeda dengan lintas timur yang lebih banyak didominasi kereta-kereta ekonomi bersubsidi (kecuali KA Logawa). Terlebih sang legenda udah ada market.

Dikorbankan untuk KA Blambangan Ekspres.

Puncak dari temaram rute KA Mutiara Timur Ketapang – Yogyakarta terjadi pada tanggal 2 Desember 2022. Trainsetnya digunakan oleh kereta baru bernama KA Blambangan Ekspres rute Ketapang – Semarang Tawang PP.

Jawaban Kebutuhan Warga Pantura

Kereta baru tersebut seolah menjawab kebutuhan masyarakat Pantura yang mendambakan kemudahan akses transportasi menuju bagian Timur Pulau Jawa. Terutama Pasuruan, Jember, hingga Banyuwangi.

Asalnya Harus Transit Surabaya dan Beda Stasiun

Pasalnya selama ini mereka mesti transit dulu di Surabaya. Itupun nggak bisa langsung karena kereta pantura berhenti di Stasiun Surabaya Pasar Turi. Adapun kereta jurusan Banyuwangi berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng.

Jadwal Kurang Bersahabat Kereta Eksisting

Memang mereka masih bisa memanfaatkan KA Jayabaya. Namun itu aja dirasa nggak cukup. Terlebih jadwalnya itu kurang bersahabat. Nah disitulah KA Blambangan Ekspres menjadi solusi. Sehingga bisa membentuk market baru.

KA Blambangan Ekspres Jalan, Sang Legenda Jadi Ghoib

Dengan beroperasinya KA Blambangan Ekspres otomatis KA Mutiara Timur jadi ghoib. Mengingat trainsetnya kini dipakai untuk melayani warga Pantura. Belum jelas bagaimana nasib sang legenda selanjutnya.

Rute KA Mutiara Timur Dikembalikan Seperti Semula

Terutama buat kita yang peduli dengan kereta legendaris dan penuh kenangan seperti Mutiara Timur, kondisi begini nggak bisa dibiarkan terus berlarut. Temaram sebisa mungkin diakhiri.

Caranya dengan mengembalikan Rutenya seperti sediakala, yakni Ketapang – Surabaya Gubeng PP. Karena di koridor inilah market KA Mutiara Timur telah terbentuk. Nggak harus pusing dengan persaingan super ketat.

Walaupun tetap ada saingan dari KA Blambangan Ekspres, KA Logawa, dan KA Wijayakusuma, rute KA Mutiara Timur Ketapang – Surabaya Gubeng telah memiliki pondasi dan market yang kuat. Sehingga disinilah harus dimaksimalkan.

Bukan hal baru memang rute kereta kembali seperti sediakala pasca diperpanjang. Inipun pernah terjadi seperti pada KA Malabar yang pernah diperpanjang ke Stasiun Jakarta Pasar Senen.

Semata untuk menyelamatkannya dari kemungkinan harus pensiun dalam kondisi kaya gini. Jadi ghoib kaya KA Pangandaran aja udah  miris apalagi pensiun. Terlalu banyak kenangan di dalamnya.

Kesimpulan

Rute KA Mutiara Timur Ketapang – Yogyakarta telah membuat okupasi nggak karuan dan harus merasakan persaingan keras di segmen Surabaya – Yogyakarta. Alhasil harus terima nasib jadi fakultatif dan menggunakan rangkaian mild steel.

Terlebih dengan trainset tersebut juga dipakai KA Blambangan Ekspres yang baru, sang legenda kini berstatus kereta ghoib. Puncak dari periode temaram yang telah berlangsung sejak perpanjangan itu.

Satu-satunya cara untuk menyelamatkannya dari lonceng kematian ialah dengan mengembalikan rute KA Mutiara Timur seperti semula, Ketapang-Surabaya Gubeng. Maksimalkan saja pangsa pasar yang telah terbentuk.

Galeri Foto