Momen Trip KA Pandanwangi : Disilang Dua KA Jarak Jauh

Momen Trip KA Pandanwangi Di Silang Dua KA Jarak Jauh

Selain tambah anomali BLB di 5 stasiun, ada momen Trip KA Pandanwangi di tanggal 11 Agustus 2025 lalu. Ketika kereta rapid itu tertahan sinyal Stasiun Kotok dan disilang dua KA Jarak Jauh di dua stasiun berbeda. Kereta apa aja yang menyilang Pandanwangi?

Pendahuluan

Dari asalnya aja, KA Pandanwangi ini udah anomali. Sebagai ekonomi lokal, normalnya berhenti di tiap stasiun dan pemberhentian. Tapi ini malah cuma berhenti di 8 stasiun sepanjang koridor Jember-Ketapang.

Udah gitu, KA Pandanwangi punya layanan kereta makan layaknya KA Jarak Jauh. Sesuatu yang nggak lazim ada di ekonomi lokal, apalagi yang komuter. Kecuali di Commuter Line Dhoho dan Penataran, karena perjalanannya memang panjang.

Nah, di Trip KA Pandanwangi yang ngambil rute Banyuwangi Kota – Jember PP tanggal 11 Agustus 2025, anomalinya nambah lagi. Bahkan sampe bikin kereta yang pernah punya”kembaran” di Daop 4 Semarang ini turun kelas dari Rapid ke Semi Rapid.

KA Pandanwangi waktu itu di-BLB-in di 5 stasiun yakni Sumberwadung, Glenmore, Garahan, Sempolan, dan Ledokombo. Si Anomali yang turun kelas ini jelas jadi momen. Karena ini cuma nyampe 30 September 2025. 

Ngomongin soal momen di tanggal 11 Agustus 2025 itu, sebenarnya masih ada lagi? Apa aja momen nya? 

Momen Trip KA Pandanwangi : KA Probowangi Kalah Silang

Momen Trip KA Pandanwangi ini terjadi ketika perjalanan dari Stasiun Banyuwangi Kota ke Stasiun Jember memasuki Stasiun Kalibaru. Biasanya KA Pandanwangi akan berhenti lama menunggu KA Probowangi dari Stasiun Surabaya Gubeng. Namun yang terjadi tanggal 11 Agustus 2025 ini beda. 

KA Probowangi ternyata udah stand by di Stasiun Kalibaru. Itu artinya jelas kereta PSO rute Surabaya Ketapang ini kalah silang. Meski cuma PSO, status Probowangi itu KA Jarak Jauh dan harusnya KA Pandanwangi yang ngalah.

Tapi ini beda, bisa jadi karena berhenti di Sumberwadung dan Glenmore sebelumnya. BLB yang bikin waktu tempuh jadi lebih lama daripada biasanya.

Momen Trip KA Pandanwangi : Tertahan Sinyal di Kotok

Masih perjalanan menuju Jember, abis berhenti di Stasiun Kalisat, nggak nyangka KA Pandanwangi berhenti di sebuah stasiun kecil bernama Kotok. Ternyata bukan buat naik turun penumpang, tapi lebih karena ketahan sinyal. Walaupun gitu, ini tetap aja momen.

Kenapa bisa sampe ketahan sinyal di Stasiun Kotok? Bisa jadi menunggu Kereta Api Ijen Ekspres dari Stasiun Malang masuk Stasiun Jember dulu. Barulah setelah aman, KA Pandanwangi berangkat lagi. Untungnya ketahan sinyal di Kotok nggak lama.

Silang Sama KA Blambangan Ekspres di Stasiun Temuguruh

Berikutnya waktu perjalanan balik dari Stasiun Jember ke Stasiun Banyuwangi Kota. BLB nya masih sama, tapi ada satu kondisi anomali lagi yaitu terkait persilangan sama kereta lain. Normalnya, KA Pandanwangi berhenti 10 menit di Stasiun Rogojampi untuk silang sama KA Blambangan Ekspres.

Tapi pada tanggal 11 Agustus 2025 ini, persilangan KA Pandanwangi dan KA Blambangan Ekspres pindah ke Stasiun Temuguruh. Udah itu, KA Pandanwangi baru bisa berangkat setelah kereta dengan rute terpanjang di Indonesia itu meninggalkan Stasiun Temuguruh.

Perpindahan Tempat Persilangan (PTP) ini terjadi juga akibat dari BLB di 4 stasiun sebelumnya. Bikin perjalanan KA Pandanwangi jadi lebih lambat. KA Blambangan Ekspres sendiri memang berhenti normal di Stasiun Temuguruh.

Kesimpulan

Total ada tiga momen Trip KA Pandanwangi tanggal 11 Agustus 2025 lalu. Pertama, KA Probowangi yang kalah silang. Kedua, ketahan sinyal di Stasiun Kotok. Terakhir, perpindahan tempat persilangan (PTP) sama KA Blambangan Ekspres dari Stasiun Rogojampi ke Temuguruh.

Ketiga momen ini terjadi sebagai dampak dari BLB di 5 stasiun: Sumberwadung, Glenmore, Garahan, Sempolan, dan Ledokombo. BLB ini berlaku dari 11 Agutsus hingga 30 September 2025.

Comments

Leave a Reply