Category: Sejarah Si Ular Besi
Kereta Pakubuwono X (ILW4) : Sempat Jadi Kereta Inspeksi PJKA
Kereta Pakubuwono X (ILW4) di Timur Alun Alun Kidul dulunya adalah kereta pelesir. Biasa digunakan untuk blusukan ke Pabrik Gula dan tempat lainnya. Pasca kemerdekaan sempat jadi kereta inspeksi PJKA. Pernah pula dipakai perjalanan keliling oleh Gubernur Jawa Tengah.
Written by

Kereta Jenazah Pakubuwono X : Saksi Stasiun Pasar Gede
Kereta Jenazah Pakubuwono X terpajang di Alun Alun Kidul Kota Surakarta sebagai monumen statis. Selain itu juga masuk ke dalam pusaka Kraton Surakarta Hadiningrat. Namun lebih dari itu juga bagian dari sejarah kejayaan si ular besi di Vortenslanden. Salah satunya saksi keberadaan Stasiun Pasar Gede dan Jalur Kereta Ngabean Pundong.
Written by

Rel SS Jogja Solo : Tersisa di Lempuyangan (1929-1942)
Staats Spoorwegen (SS) mengoperasikan Rel SS Jogja Solo tahun 1929. Tujuannya guna mempercepat waktu tempuh di Lintas Kereta Api Mataram (Vortenslanden). Bagian dari sejarah beroperasinya kereta ekspres Jakarta Surabaya. Sayang dibongkar Jepang tahun 1942 dan sisakan Lempuyangan.
Written by

Awal Dinas KA Lodaya : Antara 1992 dan 2002 (Dua Versi)
Kapan awal dinas KA Lodaya? Tak sedikit yang menyebut tahun 1992 bila mengacu pada para pendahulunya. Namun banyak pula yang berkeyakinan di 2002. Dasarnya ialah penggunaan nama untuk seluruh perjalanan. Sehingga ada dua versi. Apapun itu kereta ini tetap diandalkan.
Written by

Stasiun Pasuruan dan Sejarah Jalur Pertama Milik SS
Keberadaan Stasiun Pasuruan tak bisa lepas dari sejarah jalur pertama milik Staats Spoorwegen (SS). Bersamaan dengan itu stasiun mulai beroperasi pada 1878. Kemudian menjadi tonggak terbentuknya Jalur Blitar, Surabaya Solo, hingga Banyuwangi.
Written by







