Kereta Api Blitar Madiun Napak Tilas Tatar

Kereta Api Blitar Madiun : Napak Tilas KA Tatar

Kali ini giliran Kereta Api Blitar Madiun. Melanjutkan tentang Trip ke Solo naik Kereta Api Matarmaja. Fase ke-2 ini sekaligus napak tilas KA Tatar. Lho apa lagi ini yah? Simak pembahasannya!

Pendahuluan

Konten trip report Kereta Api Matarmaja dari Stasiun Malang menuju Solo memang dibuat 3 seri. Sebelumnya ialah seri ke-1 yakni Matarmaja Kereta Malang Blitar. Adapun destinasi asli kereta legendaris ini Stasiun Jakarta Pasar Senen.

Tanpa terasa perjalanan telah tiba di Stasiun Blitar. Tepat di jam 11.18 WIB. Ini adalah titik pertemuan jalur kantong dari arah Malang dan Kertosono. Jalur ini masuk awal-awal dikembangkan oleh Staats Spoorwegen (SS).

Bagaimana perjalanan selepas Stasiun Blitar? Sudah siap untuk sekaligus menikmati napak tilas sebuah kereta? Sedikit info, kereta ini dulunya adalah salah satu cikal bakalnya Kereta Api Matarmaja. Yuk disimak!

Berangkat Stasiun Blitar dan Layanan Restorasi

Jam 11.36 WIB Kereta Api Matarmaja berangkat dari Stasiun Blitar. Etape selanjutnya adalah Kereta Api Blitar Madiun. Ini sekaligus napak tilas sebuah rangkaian kereta api legendaris. Penasaran? Simak aja sampe ketemu ya!

Selepas Stasiun Blitar, kru restorasi Kereta Api Matarmaja langsung umumkan kepada penumpang tentang layanan restorasi di kereta itu. Dimana bisa dipesan online maupun datang langsung ke kereta restorasi.

Sayangnya berhubung ada di gerbong no.9 dan paling belakang, agak susah untuk bergerak ke gerbong restorasi. Yaudah lah akhirnya order online aja. Toh nanti juga diantar ke gerbong.

Kereta Api Blitar Malang Memasuki Tulungagung

Kini perjalanan kita telah mencapai Kabupaten Tulungagung. Kereta Api Matarmaja berhenti di Stasiun Ngunut jam 11.44 WIB. Karena peronnya nggak cukup, penumpang turun dari 4 gerbong depan diminta pindah ke gerbong 5.

Berangkat Stasiun Ngunut

Di sini Kereta Api Matarmaja berhentinya nggak terlalu lama. Maklum aja Stasiun Ngunut kan bukan utama. Peronnya aja pendek. Tepat jam 11.47 WIB kereta berangkat. Itu artinya berhenti hanya 3 menit saja.

Stasiun Tulungagung

Jam 11.57 WIB perjalanan kita memasuki Stasiun Tulungagung. Sang legenda punya jadwal pemberhentian di sini. Meskipun stasiun utama berhentinya nggak lama. 2 menit berselang Kereta Api Matarmaja Berangkat

Kereta Api Blitar Malang Tiba di Kabupaten Kediri

Selepas Stasiun Tulungagung, perjalanan Kereta Api Blitar Malang masuk Kabupaten Kediri. Wah berarti nggak lama lagi dong Kereta Api Matarmaja akan meninggalkan jalur kantong dan masuk segmen kereta Solo Surabaya?

Menyilang Kereta Api Penataran Dhoho

Jam 12.11 WIB Kereta Api Matarmaja melintas langsung Stasiun Ngadiwulih. Disini menyilang Kereta Api Penatraan Dhoho dari arah Stasiun Kertosono. Lho bukannya kebalikannya ya? Dhoho Penataran? Podo wae lah ya, mau diwalik-walik juga.

Sang Legenda di Stasiun Kediri

Tanpa terasa waktu telah menunjukkan jam 12.26 WIB dimana perjalanan Kereta Api Blitar Madiun telah memasuki Stasiun Kediri. Dimana merupakan titik awal jalur kantong dari arah Kertosono. Berhenti di sini kurang lebih 5 menit (berangkat 12.31 WIB).

Kereta Api Blitar Malang di Jalur Utama

Kereta Api Matarmaja masuk di segmen Kereta Solo Surabaya. Dimana pemberhentian pertamanya ialah Stasiun Kertosono. Eh ngomong-ngomong soal stasiun di Nganjuk itu, ada hal unik lho.

Kereta Api Penataran Dhoho yang berlawanan arah jarum jam ketika tiba di Kertosono itu mesti memutar lokomotif dulu. Sebelum memasuki jalur kantong. Makanya berhenti di sininya lumayan lama.

Sebelum memasuki Stasiun Kertosono, Kereta Api Matarmaja lebih dulu melintas di jembatan Sungai Brantas. Berbeda dengan kondisi di area hulu seperti Kampung Warna Warni Jodipan misalnya, kondisi sungainya lebih besar.

Nah kita jadi paham sekarang bawah sebetulnya jalur kantong itu dibuat mengikuti aliran Sungai Brantas. Sedikit mirip sama Jalur KA Cibatu Garut yang mengikuti aliran Sungai Cimanuk.

Kereta Api Blitar Madiun – 6 Menit di Stasiun Kertosono

Kereta Api Matarmaja masuk Stasiun Kertosono jam 12.54 WIB. Pemberhentiannya sendiri selama 6 menit. Udah pasti agak lama dan ada penumpang naik maupun turun. Eh tapi apa worthed ya dari Stasiun Malang ke Kertosono lebih dari 100 ribu?

Kertosono adalah stasiun besar. Maklum di sini adalah pertemuan dua lintas utama yakni Jalur Kantong dan Kereta Solo Surabaya yang notabene merupakan jalur utama selatan menuju Bandung dan Jakarta.

Stasun Nganjuk

Rupanya Kereta Api Matarmaja juga berhenti di Stasiun Nganjuk. Inilah stasiun utama lainnya di Kabupaten Nganjuk selain Kertosono. Kereta berhenti 5 menit dan berangkat lagi 13.31. Sebelum tiba di sini lebih dulu melintas langsung Stasiun Baron di jam 13.08 WIB.

Cuaca Mendung di Nganjuk – Madiun

Cuaca mendung meliputi etape terakhir perjalanan Kereta Api Blitar Madiun. Khususnya di segmen Nganjuk – Madiun. Nggak lama lagi kita akan tiba di Stasiun Madiun.

Kereta Api Blitar Madiun Melintas Langsung Stasiun Saradan

Jam 13.45 WIB Kereta Api Matarmaja melintas langsung Stasiun Saradan. Di sini telah memasuki Kabupaten Madiun. Perjalanan kita langsung disambut hujan deras nan ekstrem.

Kereta Api Blitar Madiun Tiba di Stasiun Madiun

Perjalanan Kereta Api Matarmaja akhirnya tiba di Stasiun Madiun jam 14.03 WIB. Ini adalah fase akhir dari etape Kereta Api Blitar Madiun. Belum selesai memang karena tujuan akhir trip ialah Stasiun Solo Jebres.

Walaupun begitu penumpang mulai banyak naik. Gerbong 9 paling belakang pun mulai diisi penumpang. Padahal dari awal Stasiun Malang hingga etape Kereta Api Blitar Madiun boleh dibilang kosong sampai bisa selonjoran.  

Napak Tilas Kereta Api Tatar

Nah ada misteri yang belum terjawab sejak awal konten. Katanya napak tilas sebuah kereta legendaris. Nah nama keretanya ialah Kereta Api Tatar. Dulu melayani rute Blitar Madiun.

Kereta ini adalah persambungan dari Kereta Api Maja dengan rute Madiun ke Stasiun Gambir Jakarta dan sebaliknya. Kedua kereta ini merupakan cikal bakalnya Matarmaja. Nah kebetulan lagi nih etape ke-2 kereta api Blitar Madiun naik Matarmaja.

Kesimpulan

Etape ke-2 yakni Kereta Api Blitar Madiun merupakan bagian dari trip Malang ke Solo naik Kereta Api Matarmaja. Dari Blitar jam 11.36 dan tiba Madiun 14.03 WIB. Menempuh waktu sekitar 2 jam 27 menit.

Perjalanan ini sekaligus napak tilas Kereta Api Tatar yang dulu pernah ada. Merupakan persambungan dari Maja. Keduanya kini menjadi Matarmaja. Kebetulah kereta inilah yang dinaiki pada kesempatan kali ini.

Galeri Foto