Banyak Keluhan, Mungkinkah Commuter Line Baraya Ditambah?

·

Mungkinkah Commuter Line Baraya Ditambah

Di media sosial ada yang minta supaya Jadwal Commuter Line Baraya ditambah. Nggak sedikit keluhan kereta selalu penuh terutama Sabtu-Minggu untuk arah Cicalengka. Masalahnya apa mungkin dengan kondisi sekarang?

Pendahuluan

KA Lokal Baraya atau Commuter Line masih jadi favorit sebagian besar warga Bandung yang bepergian ke wilayah barat atau timur. Terlebih sekarang hanya ada satu pola perjalanan yakni rute Padalarang-Cicalengka. Nah yang jadi masalah, banyak keluhan kereta ini penuh setiap weekend.

Ini biasanya terkait banyak yang pengen berwisata ke Masjid Al Jabbar di daerah Gedebage. Makanya penumpang Commuter Line Bandung Raya itu rame di Stasiun Cimekar dan Gedebage. Dimana kedua stasiun itu ada ditengah-tengah antara Cicalengka dan Bandung.

Jadi kalo dari awal aja udah penuh, gimana jadinya begitu masuk kedua stasiun itu? Bisa jadi lebih rame bahkan banyak yang ngebordes. Gegara kondisi ini banyak usulan di media sosial supaya jadwalnya bisa ditambah. Masalahnya, dengan kondisi sekarang, mungkin nggak jadwalnya nambah?

KA Commuter Line Bandung Raya adalah Kereta PSO (Bersubsidi)

Sebelum lanjut perlu sedikit pemahaman tentang KA Commuter Line Bandung Raya. Kereta itu adalah kereta PSO bersubsidi dan dioperasikan oleh PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter. Namanya kereta PSO pastinya ada perjanjian kontrak di sini antara operator sama pemerintah.

Itu berlaku di kereta PSO manapun, KAJJ atau komuter. Sampe ke sarana juga masuk ke dalam kontrak. Begitupula pola perjalanan. Nah, menambah jadwal Kereta Commuter Line Bandung Raya itu berarti harus nambah lagi PSO. Ini yang susah. Hal yang sama juga terjadi di Commuter Line Dhoho dan Penataran.

Kondisi Kaya Sekarang? Jadwal Commuter Line Baraya Ditambah itu Susah!

Hal lain yang bikin susah buat jadwal Commuter Line Baraya Ditambah itu kondisi rel di wilayah Bandung Raya. Bahkan untuk sarana aja masih pake kereta biasa yang ditarik lokomotif. Kondisi jalur kereta Bandung Raya sekarang ini masih gabung sama KA Jarak Jauh.

Jangan lupa di segmen barat ada Feeder KCIC yang jadwalnya nempel banget sama Whoosh. Menempatkannya di kasta tertinggi. KA Jarak Jauh juga wajib ngalah sama Feeder KCIC. Kondisi ini jelas susah banget buat Jadwal Commuter Line Baraya ditambah.

Commuter Line Bandung Raya Mulai Banyak Dikeluhkan

Mungkinkah Commuter Line Baraya DItambah? Elektrifikasi Bisa Jadi Solusi!

Kalo penambahan jadwal dirasa nggak mungkin, bisa jadi satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah KA Commuter Line Bandung Raya ialah segera elektrifikasi Lintas Bandung Raya Padalarang-Cicalengka.

Wacana ini sebenarnya udah lama, dan terus muncul setiap lima tahun sekali. Tapi kaya reaktivasi dan pembenahan transportasi umum ujung-ujungnya banyak yang mentok di wacana aja. Padahal elektrifikasi ini udah urgen. Karena sarana yang sekarang dipake udah susah diandalkan.

Untuk mengatasi kepadatan di atas kereta aja, itu perlu armada KRL yang terdiri dari 12 kereta. Rangkaian KRL baru CLI 125 buatan CRRC Sifang dan CLI 225 punya INKA sebetulnya bisa jadi solusi. Dengan ruang interior yang lebih lebar daripada kereta ekonomi 106 yang sekarang.

Nah sekarang tinggal gimana kelanjutannya aja. Kita semua berharap elektrifikasi dan pengoperasian KRL di Bandung bisa segera terlaksana. Bukan lagi wacana di tahun politik.

Kesimpulan

Dengan kondisi sekarang, mustahil Jadwal Kereta Commuter Line Baraya Ditambah. Karena terkait PSO dan kondisi lintasan.

Solusinya tinggal elektrifikasi Lintas Bandung Raya Padalarang-Cicalengka. Untuk mengatasi kepadatan memang dibutuhkan rangkaian seperti CLI 125 dan CLI 225 yang lebih lebar. Semoga aja elektrifikasi bukan lagi wacana di tahun politik

Comments

Leave a Reply