ka purwokerto jogja 2 jembatan 3 terowongan (trip ka joglosemarkerto)

Trip KA Purwokerto Jogja : 2 Jembatan Ekstrem dan 3 Terowongan

Trip KA Purwokerto Jogja adalah bagian terakhir dari Trip KA Joglosemarkerto. Mengambil rute dari Stasiun Tegal hingga Tugu Jogja. Di sini perjalanan akan melewati 2 jembatan ekstrem dan 3 terowongan. Seperti apakah perjalanannya?

Pendahuluan

Singkat cerita Kereta Api Joglosemarkerto tiba di Stasiun Kereta Api Purwokerto. Itu artinya bila dihitung keseluruhan perjalanan sejak berangkat dari Stasiun Tegal hingga ke tujuan akhir Stasiun Tugu Jogja itu telah menempuh separuh jalan.

Sepanjang perjalanan Kereta Tegal Purwokerto (Trip KA Joglosemarkerto 2) hanya ada satu sensasi menyeberangi Jembatan Sakalibel di Bumiayu. Ini adalah satu dari dua jembatan ekstrem yang ada di jalur KA Cirebon Kroya. Secara lintas tersebut terutama setelah Prupuk telah masuk pegunungan.

Lantas seperti apakah perjalanannya ketika Kereta Api Joglosemarkerto berangkat dari Stasiun Kereta Api Purwokerto? Yuk disimak! Kamu juga bisa menemukan jawabannya dari video di atas.

Trip KA Joglosemarkerto 3 (Fase Terakhir)

Sedikit info perjalanan kali ini adalah Trip KA Joglosemarkerto 3 yang mengambil etape dari Purwokerto ke Jogja. Dimana ini adalah fase terakhir. Sebelumnya Trip KA Joglosemarkerto 1 (Rasa Komuter Tegal) dan Kereta Tegal Purwokerto (Trip KA Joglosemarkerto 2).

Trip KA Purwokerto Jogja : Jembatan Ekstrem dan Terowongan Menanti

Setelah berhenti selama kurang lebih 5 menit, Kereta Api Joglosemarkerto berangkat dari Stasiun Kereta Api Purwokerto. Nah setelah ini kita akan merasakan sejumlah sensasi melewati 2 jembatan ekstrem dan 3 terowongan.

Masuk Terowongan Notog

Momen pertama dan hanya beberapa menit aja, Kereta Api Joglosemarkerto masuk terowongan Notog. Ini adalah terowongan pertama yang dilewati dalam perjalanan kali ini. Terowongan Notog berjarak kurang 1 km dari Stasiun Notog.

Sedikit info, terowongan yang kita lintasi ini adalah terowongan baru. Karena masih ada terowongan lama yang kini statusnya non-aktif. Inilah terowongan Notog asli peninggalan Staats Spoorwegen (SS). Adapun yang beroperasi saat ini adalah Notog baru untuk mendukung double track.

Jembatan Serayu Kebasen

Nggak lama setelah keluar dari Terowongan Notog, Kereta Api Joglosemarkerto menyeberangi jembatan Serayu Kebasen. Dimana dalam Fase ketiga KA Purwokerto Jogja ini merupakan jembatan ekstrem pertama.

Sama seperti sebelumnya, Jembatan Serayu Kebasen ini juga baru dan telah mendukung double track. Sementara jembatan asli tepat berada di sebelahnya dan kini statusnya non-aktif.

Jembatan Serayu Kebasen ini cukup unik. Posisinya berada di antara dua terowongan Jalur KA Cirebon Kroya. Selain itu nggak jauh dari sini terdapat Bendungan Gerak Serayu.

Terowongan Kebasen : Tetap Dihitung Satu Berdasarkan Nama

Selanjutnya Kereta Api Joglosemarkerto memasuki Terowongan Kebasen. Berbeda dengan Notog, Kebasen ini ukurannya lebih pendek. Sejatinya hanya ada satu namun di terowongan yang baru dan dioperasikan saat ini terdapat dua terowongan yang jaraknya pun sangat dekat.

Walaupun ada dua buah terowongan tapi di sini karena berdasarkan nama jadi dihitungnya tetap satu. Untuk panjang terowongan yang pertama itu nggak ada bedanya dengan kolong jembatan. Sedangkan yang kedua dekat stasiun itu sedikit panjang.

Trip KA Purwokerto Jogja : Dua Stasiun Sebelum Tiba di Kroya

Dua terowongan di Jalur KA Cirebon Kroya telah dilewati. Kini Perjalanan Kereta Api Joglosemarkerto tengah menuju Stasiun Kroya yang merupakan tiik pertemuan dengan Jalur Kereta Cilacap Jogja. Sebelum tiba di Kroya, lebih dulu melintas langsung Stasiun Kebasen dan Randegan.

Untuk Kesekian Kalinya, Kembali ke Kroya!

Perjalanan telah tiba di Stasiun Kroya. Artinya untuk kesekian kali singgah di stasiun terbesar di Kabupaten Cilacap ini. Pada Perjalanan KA Bandung Malang 2022 (Argo Wilis) dan Kereta Api Bandung Semarang (KA Baturraden Ekspres lanjut Kamandaka) sebelumnya juga berhenti di sini.

Wah jadinya kembali ke Kroya dong? Betul sekali! Namun bedanya kali ini dengan Kereta Api Joglosemarkerto sebagai bagian dari perjalanan KA Purwokerto Jogja etape terakhir. Ini juga sekaligus untuk menebus hutang ketika naik KA Argo Wilis sebelumnya.

Karena ketika perjalanan KA Bandung Malang 2022 di fase ini terjadi force majeur memory card error. Hal itu menyebabkan banyak dokumentasi hilang dan hanya bisa membuat trip report dari data-data yang masih bisa diselamatkan.

Jadi di kesempatan kali ini, meskipun Kereta Api Joglosemarkerto kelasnya jauh dibawah KA Argo Wilis, inSyaaAlloh semua akan dibayar lunas. Balik lagi ke sini, pemberhentian kali ini sedikit agak lama. Sebelumnya ada KA Bengawan telah diberangkatkan duluan. Otomatis harus menunggu blok aman.

Trip KA Purwokerto Jogja : Memasuki Terowongan Ijo

Jalur telah dinyatakan aman, Kereta Api Joglosemarkerto diberangkatkan dari Stasiun Kroya. Perjalanan selanjutnya tinggal menyisakan satu terowongan dan satu jembatan ekstrem lagi. Namun yang terdekat tentunya sebuah terowongan menembus pegunungan Karst di Kabupaten Kebumen.

Tanpa terasa perjalanan KA Purwokerto Jogja inipun telah memasuki Kabupaten Kebumen. Sebentar lagi area pegunungan karst itupun akan dilewati. Dimana terdapat Terowongan Ijo di sana yang menembusnya.

Lebih dulu Kereta Api Joglosemarkerto melintas langsung Stasiun Ijo. Barulah setelah itu giliran Terowongan Ijo. Sama seperti dua terowongan sebelumnya, yang ini juga bangunan baru untuk mendukung double track di Jalur Kereta Cilacap Jogja.

Sedangkan Terowongan Ijo yang asli peninggalan Belanda tepat berada di sebelahnya. Sekarang bangunan itu statusnya non-aktif. Nah tentang terowongan Ijo, InSyaaAlloh akan ada pembahasan tersendiri lebih detil.

Disusul KA Fajar Utama Yogya di Stasiun Kutowinangun

Terdapat satu pemberhentian Kereta Api Joglosemarkerto di Kabupaten Kebumen yang mana berhentinya cukup lama. Tepatnya di Stasiun Kutowinangun. Mengapa berhentinya lama? Ternyata Kereta Api Joglosemarkerto harus mengalah dan disusul KA Fajar Utama Yogya.

Harap maklum, kereta tersebut kelasnya masih diatas Kereta Api Joglosemarkerto yang notabene Aglomerasi. Malah tadi di Kroya juga mesti ngalah dari KA Bengawan. Padahal kereta itu kelasnya ekonomi bersubsidi. Namun lagi-lagi yang dilihat adalah jenisnya.

Walaupun agak elite tapi Aglomerasi ya tetap aja kudu ngalah sama KAJJ. Nah kasus inilah yang terjadi di Kereta Api Joglosemarkerto. Secara kereta aglomerasi hanya lebih tinggi dari Komuter.

Berhenti di Stasiun Kutoarjo Purworejo

Selepas Stasiun Kutowinangun, Perjalanan KA Purwokerto Jogja memasuki Stasiun Kutoarjo Purworejo yang merupakan pintu masuk utama Kedu Raya. Di sini berhentinya agak lama. Maklum termasuk stasiun besar di Jalur Kereta Cilacap Jogja.

Sebenarnya di sini ada momen KA Argo Semeru membawa Panoramic. Maklum waktu itu kereta tersebut baru aja mengalami insiden di Kalimenur yang membuat kereta Suite Compartment nya mesti masuk perawatan. Makanya itu kereta Panoramic dipake dalam kondisi darurat.

Trip KA Purwokerto Jogja : Ternyata Berhenti di Stasiun Wojo

Berangkat dari Stasiun Kutoarjo Purworejo, sejatinya tujuan akhir tinggal menunggu waktu aja. Namun ternyata Kereta Api Joglosemarkerto ini dijadwalkan berhenti Stasiun Wojo. Wah bukannya itu pemberhentiannya Prameks ya?

Ternyata memang berhenti reguler kok. Mungkin juga mau mengakomodasi penumpang yang dekat situ, ingin ke Bandara YIA tapi ogah menunggu KA Bandara di Stasiun Tugu Jogja atau Wates, juga bertujuan ke Jenar. Oh ya kebetulan kereta ini berjalan langsung di Jenar.

Trip KA Purwokerto Jogja : Berjalan Pelan di Kalimenur

Memasuki Kawasan Kalimenur setelah berangkat dari Stasiun Wates, Kereta Api Joglosemarkerto berjalan pelan. Mengingat sebelumnya telah terjadi insiden anjlok KA Argo Semeru. Nggak hanya itu, Niew Eendaagsche Express itupun disenggol lagi KA Argo Wilis.

Akibat kejadian ini, dalam beberapa waktu segmen tersebut hanya bisa dilewati dengan kecepatan terbatas.

Trip KA Purwokerto Jogja : Menyeberangi Jembatan Kali Progo

Kemudian satu lagi jembatan ekstrem dilewati dalam perjalanan KA Purwokerto Jogja ini. Jembatan Kali Progo yang terletak di Kabupaten Kulonprogo dan sebetulnya udah masuk wilayah Jogja. Berarti tujuan akhir tinggal sejengkal lagi.

Tiba di Stasiun Tugu Jogja

Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 3 jam dari Stasiun kereta Api Purwokerto, perjalanan pun tiba di Stasiun Tugu Jogja. Meski demikian bila dihitung dari awal Stasiun Tegal, total trip KA Joglosemarkerto 3 ini kurang lebih 5 jam perjalanan.

Kesimpulan

Trip KA Purwokerto Jogja merupakan etape ketiga atau akhir dari Trip KA Joglosemarkerto. Sejatinya berangkat dari Stasiun Tegal dengan tujuan akhir Tugu Jogja.

Di sini melewati dua jembatan ekstrem yakni Jembatan Serayu Kebasen dan Kali Progo. Kemudian 3 terowongan masing-masing Terowongan Notog, Kebasen, dan Ijo.

Untuk Terowongan Kebasen, walaupun ada dua buah tetap dihitung satu berdasarkan nama. Pasalnya terowongan satunya sangat pendek. Perjalanan etape ke-3 menempuh waktu kurang lebih 3 jam. Namun bila ditotal dari awal Stasiun Tegal itu kurang lebih 5 jam.

Galeri Foto